REMBANG — Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Rembang ke-285 terus berlanjut. Usai gebyar Muharraman pekan lalu, giliran peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 digelar di halaman Kantor Bupati Rembang, kemarin.
Upacara dipimpin Sekda Rembang, Fahrudin, mewakili Bupati Rembang, Harno. Momentum ini dimeriahkan dengan pembagian 400 paket sembako untuk warga kurang mampu serta tradisi "ngralisi", makan bersama lontong Tuyuhan yang melibatkan pelaku UMKM lokal.
Fahrudin menyampaikan, kolaborasi hari jadi daerah dengan peringatan koperasi ini menegaskan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
"Ini menunjukkan kepedulian masyarakat yang masih membutuhkan bansos sehingga merasakan kebahagiaan pada momentum ini," katanya.
Dalam kesempatan itu, pejabat asal Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan, itu juga melaporkan perkembangan koperasi di Kabupaten Rembang yang menunjukkan tren positif. Ia berharap kehadiran Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat memperkuat sinergi antar koperasi dan menjadi penggerak ekonomi di tingkat desa.
"Perkembangan koperasi di Kabupaten Rembang cukup baik. Dengan adanya KDKMP nanti, kami berharap dapat terjalin kerja sama antar koperasi yang dimotori KDMP yang telah dipersiapkan pemerintah," ujarnya.
Salah satu penerima bantuan, Wage, mengaku bersyukur mendapat paket sembako. Tukang becak itu mengatakan bantuan berupa beras, minyak, dan Sarimi sangat berarti di tengah ekonomi yang berat.
"Dapat sembako beras, minyak, Sarimi. Alhamdulillah disyukuri," ungkapnya.
Selain bansos, panitia juga menggandeng UMKM lokal dengan membeli 500 porsi lontong Tuyuhan untuk disajikan dalam tradisi ngralisi. Langkah ini sekaligus mengenalkan kuliner khas Rembang kepada masyarakat luas.
Melalui rangkaian ini, Harkopnas ke-79 di Rembang tak sekadar memperkuat semangat berkoperasi, tapi juga mempererat kepedulian sosial dan mendorong perputaran ekonomi lewat pemberdayaan UMKM. (noe/ali)