REMBANG - Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung transformasi digital di sektor pelayanan publik, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat sinergi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang.
Yaitu melalui percepatan penerapan elektronifikasi layanan kesehatan di seluruh Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Rembang.
Langkah ini menjadi salah satu upaya nyata untuk menghadirkan sistem pelayanan yang lebih modern, efektif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.
Program elektronifikasi tersebut diwujudkan melalui implementasi sistem pembayaran non-tunai menggunakan QRIS BRI.
Sebagai simbol dimulainya transformasi digital di lingkungan Puskesmas, BRI secara resmi menyerahkan fasilitas QRIS kepada jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang.
Kehadiran metode pembayaran digital ini diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi pelayanan kesehatan tanpa harus bergantung pada uang tunai.
Tidak hanya menghadirkan solusi pembayaran digital, BRI juga memberikan pendampingan kepada para pengelola Puskesmas melalui sosialisasi pemanfaatan BRI Merchant.
Layanan ini dirancang untuk membantu setiap unit pelayanan kesehatan dalam mengelola dan memonitor transaksi secara lebih mudah, cepat, serta akurat.
Dengan sistem yang terintegrasi, proses pelaporan keuangan menjadi lebih transparan, akuntabel, dan dapat dipantau secara real time, sehingga mendukung tata kelola administrasi yang semakin baik.
Kolaborasi antara BRI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program digitalisasi yang terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Rembang.
Melalui penerapan elektronifikasi di seluruh Puskesmas, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus meningkat.
Baik dari sisi kemudahan akses pembayaran, efisiensi proses administrasi, maupun pengelolaan transaksi yang lebih tertib dan aman.
Transformasi digital di sektor kesehatan juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pelayanan publik yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dengan memanfaatkan layanan digital, proses pelayanan menjadi lebih cepat, risiko kesalahan pencatatan dapat diminimalkan, serta seluruh transaksi terdokumentasi secara sistematis.
Hal ini sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pelayanan publik yang transparan dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Sebagai bentuk penguatan komitmen bersama, peluncuran elektronifikasi layanan kesehatan ini akan semakin digaungkan setelah rangkaian peresmian yang dilaksanakan bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kabupaten Rembang Tahun 2026.
Momentum tersebut diharapkan menjadi tonggak penting dalam mempercepat transformasi digital di berbagai sektor pelayanan publik, khususnya bidang kesehatan.
Ke depan, BRI akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Rembang dan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan berbagai inovasi layanan digital yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sinergi ini diharapkan dapat mendorong terciptanya pelayanan kesehatan yang semakin modern, mudah diakses, efisien, aman, dan inklusif.
Sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Rembang sebagai daerah yang siap menghadapi era digital. (noe/*)
Editor : Ali Mustofa