REMBANG- Warga Kecamatan Sulang mendadak digegerkan oleh amukan si jago merah yang berkobar hebat di penghujung fajar.
Sebuah kebakaran besar melanda Bengkel dan Toko Sparepart "Ibas Motor" milik Mochamad Nurul Badri (34) yang terletak di RT 02 / RW 02, Desa Sulang, Kabupaten Rembang pada Kamis pagi (11/6/2026) sekira pukul 04.30 WIB.
Api yang diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik tersebut dengan cepat membesar dan langsung melumat habis seluruh bangunan beserta isinya hingga nyaris rata dengan tanah.
Peristiwa mencekam ini pertama kali disadari oleh Guntur, seorang pengendara yang kebetulan melintas di jalur tersebut, melihat gumpalan asap hitam pekat disertai kobaran api yang mulai menjilati bagian atap bangunan toko.
Menyadari bahaya besar yang sedang mengancam, ia langsung bergerak cepat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak pemadam kebakaran pada pukul 04.45 WIB.
Mendapat laporan genting tersebut, Tim Pemadam Kebakaran langsung tancap gas membelah jalanan pagi.
Setibanya di lokasi, situasi sudah sangat kritis karena material di dalam toko didominasi oleh ban, oli, dan suku cadang kendaraan yang sangat mudah terbakar.
Suasana di lapangan pun mendadak menegangkan saat petugas Damkar, TNI, Polri, Ubaloka, hingga warga setempat harus berpacu dengan waktu mengepung kobaran api agar tidak menjalar ke pemukiman padat penduduk yang berada persis di sebelahnya.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Rembang, Erwin Rahardyan, membenarkan betapa dahsyatnya situasi di lapangan saat itu.
"Begitu menerima laporan pada pukul 04.45 WIB, personel langsung kami berangkatkan ke lokasi kejadian. Mengingat objek yang terbakar adalah toko onderdil yang penuh dengan material mudah terbakar seperti ban dan oli, api memang sempat berkobar sangat besar," ungkap.
Erwin membeberkan bahwa taktik penyelamatan harus dilakukan secara ekstra cepat demi menyelamatkan rumah-rumah warga sekitar yang posisinya sangat mepet dengan titik api.
"Personel di lapangan langsung mengambil langkah taktis dengan melakukan penyekatan api di area utara dan timur bangunan. Hal ini sangat penting sebab posisi toko tersebut bersebelahan langsung dengan rumah tinggal warga. Alhamdulillah, strategi tersebut berhasil mencegah api merembet lebih jauh," lanjutnya.
Setelah perjuangan habis-habisan selama hampir empat jam dengan mengerahkan gabungan armada dari BPBD dan Damkar, amukan api akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 08.15 WIB.
Petugas terpaksa melakukan pengisian air hingga 7 ritase menggunakan 1 unit brandweer dan 3 unit water supply untuk benar-benar memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang tersisa.
Meski beruntung tidak ada korban jiwa atau luka-luka (Nihil) dalam musibah mengerikan ini, dampak kerugian materiil yang diderita korban benar-benar bikin mengelus dada.
Seluruh persediaan suku cadang berharga dan bangunan bengkel luluh lantak menjadi abu. Total kerugian akibat bencana kebakaran ini ditaksir sekitar Rp 1,5 miliar. (ali)
Editor : Ali Mahmudi