REMBANG - Nilai-nilai kebangsaan harus berakar kuat mulai dari tingkat desa.
Hal inilah yang melandasi Anggota MPR RI Harmusa Oktaviani saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Balai Pertemuan Desa Pancur, Kecamatan Pancur, Selasa (16/12).
Acara ini dihadiri oleh puluhan anggota organisasi kemasyarakatan (Ormas) serta pemuda Karang Taruna.
Kehadiran elemen pemuda ini dinilai strategis, mengingat mereka adalah ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan dinamika sosial di lingkungan lokal.
"Pancasila bukan sekadar teks sejarah, melainkan pedoman hidup yang harus diimplementasikan secara nyata. Menjaga keutuhan NKRI adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas pemerintah," ujar Harmusa.
Sosialisasi ini mencakup ulasan mendalam mengenai empat pilar utama: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Harmusa menyoroti peran Karang Taruna dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat memecah belah persatuan.
"Kami berharap organisasi kepemudaan mampu mentransformasikan nilai-nilai kebangsaan menjadi bagian dari budaya lokal dan gaya hidup anak muda masa kini," tambahnya.
Dengan pemahaman pilar kebangsaan yang matang, masyarakat diharapkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang aktif merawat toleransi dan menjaga keutuhan NKRI dari potensi konflik sosial.
Sosialisasi ini ditutup dengan komitmen bersama dari para tokoh pemuda untuk terus menyebarkan semangat nasionalisme di lingkungan masing-masing. (ali)
Editor : Ali Mustofa