Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Konflik Antar Pemuda Karangturi-Babagan Berujung Damai Lewat Mediasi Polisi

Ali Mahmudi • Selasa, 28 Oktober 2025 | 20:50 WIB
MEDIASI: Polsek Lasem rampung menyelesaikan mediasi atas konflik yang terjadi antara pemuda Karangturi dan Babagan Lasem, Minggu malam (26/10).
MEDIASI: Polsek Lasem rampung menyelesaikan mediasi atas konflik yang terjadi antara pemuda Karangturi dan Babagan Lasem, Minggu malam (26/10).

 

REMBANG – Polsek Lasem berhasil memediasi konflik antar pemuda Desa Karangturi dan Babagan, Kecamatan Lasem, Rembang, setelah serangkaian perkelahian sejak Oktober 2025. Mediasi digelar Sabtu malam, (26/10) di Mapolsek Lasem.

Informasi yang dihimpun cekcok bermula dari perkelahian pada Kamis (16/10) di acara musik di Karangturi.

Konflik awal diselesaikan desa, namun memanas lagi pada Jumat (17/10) saat pemuda Babagan menuntut biaya pengobatan Rp 4 juta.

Puncak ketegangan terjadi Jumat (25/10), dua pemuda Babagan memicu perkelahian susulan di Karangturi.

Keesokan harinya, rencana serangan pemuda Babagan dengan senjata dicegah polisi setelah adanya provokasi via WhatsApp.

Warga sempat mengabadikan aksi itu dan mengunggahnya di media sosial.

Selanjutnya Minggu malam (26/10) berlangsung proses mediasi dihadiri Kapolsek Lasem, Koramil, , dua kepala desa, dan tokoh pemuda.

Kepolisian Resor (Polres) Rembang membenarkan adanya konflik di wilayah Bagan dan Karangturi, Kecamatan Lasem, pada Minggu sore.

Kapolres Rembang, AKBP Dhanang Bagus Anggoro, melalui Kepala Bagian Operasional Sat Reskrim, Iptu Widodo Eko Prasetiyo, menyatakan bahwa insiden tersebut dipicu oleh perkelahian.

Namun pihaknya memastikan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. "Pemicu diawali ada perkelahian," ujar Iptu Widodo saat dikonfirmasi, Senin (27/10).

Sementara laporan terkait kerusuhan tersebut telah diterima Polres Rembang dari seorang warga setempat, dengan satu pelaku yang diduga terlibat telah berhasil diidentifikasi.

Polisi saat ini tengah melengkapi keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Pihaknya memastikan mediasi antara pihak-pihak yang terlibat telah dilakukan, dan kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kegaduhan.

“Kedua belah pihak sepakat tak membuat kegaduhan,” imbuhnya.

Meskipun mediasi telah mencapai kesepakatan damai, Polres Rembang menegaskan bahwa proses hukum tetap akan berjalan untuk memastikan kepastian hukum.

"Kepastian hukum tetap ditindaklanjuti," tegas Iptu Widodo.

Saat ini, polisi masih menyusun data dan bukti untuk memperkuat penyelidikan, sambil memastikan situasi di lokasi kejadian tetap kondusif. “Perkembangan lebih lanjut mengenai proses penyelidikan akan disampaikan kemudian,” tandasnya. (noe/ali).

Editor : Ali Mustofa
#konflik lasem #polres rembang #polsek lasem #Konflik Karangturi Babagan Damai #Konflik Pemuda Karangturi Babagan