MADONA Salsabil Stannysmananda berhasil meraih prestasi di ajang Putri Remaja Jawa Tengah.
Dalam ajang tersebut, ia mengenalkan tentang batik eco print.
Ajang tersebut sudah ia ikuti beberapa waktu lalu. Seluruh tahapan ia lalui dengan lancar, karena mendapatkan dukungan dari orang tua. Selain itu, ia sendiri juga menaruh minat pada dunia modeling.
Madona — sapaan akrabnya — sudah mengikuti modeling sejak sekitar tiga tahun lalu, atau sejak duduk di bangku kelas V SD hingga kini, ia duduk di bangku kelas VIII SMP.
"Kesan saya mengikuti dunia modeling memberikan saya banyak pengalaman berharga mulai dari belajar percaya diri di depan publik, menjaga etika profesional, hingga memahami pentingnya kerja keras di balik setiap penampilan," katanya.
Perempuan yang saat ini menempuh pendidikan di SMPN 2 Rembang itu memang memiliki keinginan untuk menjadi model profesional.
Selain itu, dia juga termotivasi untuk menjadi percaya diri, mengembangkan diri, juga memperluas jaringan di industri kreatif.
Saat mengikuti ajang Putri Remaja Jawa Tengah, Madona sukses memboyong prestasi di bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf).
Saat itu, ia mempresentasikan tentang produk batik eco print yang ada di Rembang.
Menjadi Putri Ekonomi Kreatif, bagi dia, bisa membuka pandangan atas besarnya potensi sektor ini.
Ia juga merasa bangga bisa mempromosikan karya dan produk lokal.
"Menjadi Putri Ekonomi Kreatif membuka pandangan saya tentang besarnya potensi ekonomi kreatif di Indonesia. Saya merasa bangga bisa berperan mempromosikan karya dan produk lokal," katanya.
Dari situ, dia belajar jika kecantikan bukan sekadar penampilan, namun juga tentang kontribusi dan semangat dalam menginspirasi orang lain.
"Dari sini, saya belajar bahwa kecantikan tidak hanya dari penampilan, tetapi juga dari kontribusi dan semangat menginspirasi orang lain," imbuhnya.
Setelah sukses memboyong prestasi di tingkat provinsi, dalam waktu dekat ia juga akan mengikuti ajang serupa di tingkat nasional. (vah)
Editor : Mahendra Aditya