Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sampel Menu MBG Diuji Laboratorium, Setelah Ratusan Siswa di Rembang Alami Gejala Keracunan

Vachri Rinaldy • Kamis, 25 September 2025 | 21:10 WIB
Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro bersama Komisi IV DPRD Rembang meninjau SMPN 1 Kragan, Rabu (24/9).
Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro bersama Komisi IV DPRD Rembang meninjau SMPN 1 Kragan, Rabu (24/9).

REMBANG - Sampel Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Kragan diuji laboratorium untuk memastikan penyebab gejala keracunan yang dialami ratusan murid.

Hasil penelitian baru bisa diketahui 10-14 hari mendatang.

Diberitakan Jawa Pos Radar Kudus sebelumnya, total ada 173 murid SMPN 1 Kragan yang dilarikan ke puskesmas, Rabu (24/9).

Saat itu, 160 murid diperbolehkan rawat jalan dan 13 lainnya harus opname.

Sampai dengan Kamis (25/9) masih ada lima anak yang menjalani perawatan di Puskesmas Kragan 1.

Kejadian ini diduga setelah anak mengonsumsi menu MBG yang dibagikan pada Selasa (23/9) kemarin, yang isinya mi ayam, tahu rebus, dan buah melon.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro menyampaikan, pihaknya telah mengambil sampel makanan dan feses untuk diuji laboratorium.

Hasil lab diperkirakan bisa keluar sekitar 14 hari lagi.

"Ini kami lab-kan, kami uji di lab dan hasilnya masih sekitar 10 sampai 14 hari lagi," jelasnya.

Sehingga sementara ini satgas belum bisa memastikan penyebab kejadian dugaan keracunan.

Diketahui, makanan MBG yang dibagikan di SMPN 1 Kragan berasal dari satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah setempat.

Hanies mengatakan, SPPG tersebut biasa melayani sekitar 3.400 penerima.

Setelah dilakukan asesmen, kejadian gejala keracunan tidak dialami di sekolah lain.

"Asesmen kemarin aman semua, termasuk yang SD, PAUD, yang SMK atau SMA. Kurang lebih ada tujuh sampai 10 sekolah, saya kurang tahu detailnya," jelasnya.

Sementara, di SMPN 1 Kragan total ada sekitar 800 penerima.

"Dan yang terdampak 173 ini. Dan beberapa memang sudah merasakan gejala yang sama di malam sebelumnya," katanya. (vah)

Editor : Ali Mustofa
#SMPN 1 Kragan #Makan Bergisi Gratis #Mbg #rembang #MBG di Rembang #Keracunan massal #Keracunan massal di Rembang