REMBANG - Pantai Binangun, Lasem, Rembang, menjadi salah satu tempat yang cocok beristirahat saat melawati Pantura.
Bahkan ada wisata religi berupa makam di sana. Lokasi yang juga menjadi rest area itu dilengkapi plaza pusat kuliner. Sambil istirahat juga bisa menikmati suasana senja.
Saat air laut surut pengunjung bisa mencari kerang di tepi pantai. Bonus pemandangan pulau-pulau kecil.
Momen itu dimanfaatkan muda-mudi dan pengunjung rest area mendokumentasikannya atau swafoto.
Pegunungan Lasem juga terlihat dari belakang musala dan makam. Di samping itu juga terlihat deretan kapal nelayan.
Tidak heran kerap digunakan sebagai objek foto warga yang kebetulan melintas.
Romi Adi menyampaikan pengunjung bisa berbagai karena dilengkapi gazebo.
Itu sebagai pengganti hamparan pantai yang tidak memiliki pasir.
Jadi saling melengkapi dengan destinasi pantai sekitar.
”Kalau sore bagus memandang laut lepas. Kulinernya juga enak-enak. Ada spot foto natural deretan perahu setelah pasujudan Sunan Bonang bagi wisatawan arah Semarang-Surabaya,” katanya kepada wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini.
Deretan perahu bersandar menjadi jalur terindah saat melintasi pantura Kabupaten Rembang.
Selain itu ada petilasan dipojok utara. Masih satu kesatuan rest area. Ada makam bupati Binangun masa itu.
”Untuk melihat sunset bagus banget. Bisa sambil hunting di sekitar gazebo ikonik,” terangnya.
Agung Nugroho salah satu pemuda setempat menyampaikan, saat surut bisa mencari udang hingga kerang.
"Bisa juga melihat pulau Gosong. Kalau naik perahu kurang lebih memakan waktu 30 menit,” ungkapnya.
Sementara dari sisi religi juga kental. Ada makam Binangun. Banyak para musafir yang menyempatkan singgah.
Kadang malam Jumat Legi digunakan pengajian. Sudah beberapa kali digunakan pengajian akbar.
”Mayoritas sopir. Banyak yang iuran untuk membangun swadaya,” pungkasnya. (noe/war)
Editor : Ali Mustofa