REMBANG – Jembatan penghubung antara kelurahan Gegunung Kulon, Rembang dan Desa Pantiharjo, Kaliori, dibongkar, Selasa (14/11).
Pembongkaran ini dilakukan untuk mencegah tersumbatnya luapan air sungai saat hujan turun.
Camat Rembang, M. Abdur Rouf menyebutkan pembongkaran dilakukan dengan menggunakan alat berat dan disaksikan kedua belah warga.
Hal itu dilakukan untuk memperlancar aliran air sungai ke muara.
Sebab saat ini sudah musim penghujan, khawatir nanti air meluap, karena kondisi sungai dangkal.
”Jadi tak hanya membongkar jembatan. Kami melakukan pembersihan sungai agar aliran sungai tidak macet dan meluap ke rumah warga,” tandasnya kemarin (15/11).
Diketahui material fisik jembatan berukuran 2,5 x 7 meter bagian tulangan jembatan dalam kondisi keropos dan berkarat.
Pemicunya karena terendam air asin dan termakan usia.”Ini juga agar tidak membahayakan pengguna jalan,” terangnya.
Baca Juga: Dua Jam Pasca Melahirkan, Guru Asal Rembang Ini Tetap Nekat Ikut Ujian PPPK di UNS Solo
Perlu diketahui jembatan penghubung dua kecamatan itu status milik Kabupaten Rembang.
Sehingga pembangunan dilakukan OPD teknis, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU). (noe/ali)
Editor : Ali Mustofa