REMBANG - Begini kronologi pecahnya tawuran antar pelajar terjadi di depan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah, Rembang.
Tawuran antar pelajar itu terjadi tepatnya di Jalan dr. Soetomo pada Senin (6/11) siang.
Tawuran bermula saat rombongan pelajar dari SMK Umar Fatah menggeber sepeda motor dan melempar batu ke lingkungan SMK Muhammadiyah Rembang.
Atas kondisi itu, sejumlah pelajar SMK Muhammadiyah pun terpancing dan keluar gerbang sekolah untuk mengejar para pelaku.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Rembang, AKP Sunarto.
“Kejadian itu bermula saat pelajar dari SMK Umar Fatah melempar batu ke lingkungan sekolah, sehingga memancing pelajar SMK Muhammadiyah untuk kemudian mengejar pelajar SMK Umar Fatah,” katanya.
Setelah menerima laporan terkait adanya tawuran pelajar di depan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah tersebut, pihak kepolisian pun bergegas menggelar patroli.
"Kami langsung gelar patroli setelah kejadian," ujarnya.
Selain menggelar patroli, pihak kepolisian juga melakukan pengawalan saat jam pulang kepada siswa di kedua sekolah.
"Sore ini, petugas langsung kita bagi dua. Sebagian berjaga di-TKP sebagian lagi berjaga di sekolah satunya yang terlibat tawuran," katanya.
"Kami juga memantau titik keramaian, seperti kawasan alun-alun, sepanjang Jalan Soetomo, dan kantor-kantor. Tujuannya agar situasi kembali kondusif," lanjutnya.
Baca Juga: Begini Kesaksian Guru yang Melihat Tawuran Antar Pelajar di Depan SMK Muhammadiyah Rembang
Tak hanya itu, ke depan pihaknya mengaku akan memanggil perwakilan kedua sekolah untuk dimediasi.
Sehingga, kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Sunarto mengatakan akan memanggil kedua belah pihak yang terlibat tawuran untuk dilakukan komunikasi lebih lanjut.
"Nanti kita panggil kedua belah pihak, kita komunikasikan lebih lanjut," katanya.
Editor : Dzikrina Abdillah