REMBANG – Pengendara Jalan Pantura Kaliori berpotensi terkena macet.
Pasalnya, Jumat (8/9) cor di Jalan Pantura Kaliori ini mulai dibongkar.
Diperkirakan perbaikan jalan tersebut baru akan berlangsung hingga Desember 2023 mendatang. Karena panjangnya sampai 1 km.
Baca Juga: Keluarga Ungkap Kondisi Sinta Aulia Penderita Tumor Asal Rembang Sebelum Meninggal Dunia
Baca Juga: Menteri Sandiaga Uno bakal Berkunjung ke Rembang : Isi Agenda Digital Preneur hingga Sowan Gus Baha
Penilik Jalan Soni Wijaya membenarkan untuk sementara saat ini proses rigid (permukaan jalan yang terbuat dari beton) di Kaliori.
Pengerukan sudah di mulai km 100 poin 600. Pengerukan sudah berjalan mengarah ke arah barat.
”Kemungkinan pengerukan sampai di masjid Kaliori. Panjang sekira 1 km,” katanya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus.
Untuk mengurangi potensi kemacetan saat pengerjaan berlangsung. Kendaraan ringan nantinya bisa masuk masih ada jalur alternatif.
“Ketika jalur nanti krodit atau ada penumpukan. Jalur alternatif kendaraan ringan dari Surabaya, mungkin bisa jalur Dresi arah Sumber. Truk besar tetap buka tutup, sudah dibuat jalan sementara,” terangnya.
Lama pekerjaan diperkirakan sampai bulan Desember mendatang. Ini karena banyak jalur sudah termakan usia.
Baca Juga: Innalillahi! Shinta Auliya, Penderita Tumor asal Rembang yang Sempat Viral Kini Meninggal Dunia
Baca Juga: Diduga Trobos Lampu Merah, Bus Widji Lestari Tabrak Warga Mondoteko Rembang hingga Tewas
“Banyak retakan-retakan, jika dibiarkan bakal parah seperti di Batangan,” terangnya.
Ia menyebutkan perbaikan di Rembang menjadi prioritas. Karena tahun kemarin penanganan sedikit.
“Perbaikan terakhir tahun 2012. Sehingga di tahun ini diprioritaskan rehab rekon paket Kudus-Pati-Rembang (KPR). Ini masih satu paket di Batangan-Kaliori,” ujarnya.
Soal kemacetan saat pihaknya juga telah koordinasi dengan para
”Nanti pengeboran atau hancurin beton siang dan pengecoran malam,” imbuhnya. (noe/ali)
Editor : Abdul Rokhim