Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bayi yang Ditemukan Warga Pamotan Rembang Akhirnya Dirujuk ke RSUD, Begini Kondisinya

Wisnu Aji • Minggu, 9 Juli 2023 | 23:36 WIB
BERANGSUR MEMBAIK: Bidan RSUD dr R Soetrasno menggendong bayi yang ditemukan di Kepohagung, Pamotan usai mendapatkan tindakan medis fototerapi 1x24 jam baru-baru ini.
BERANGSUR MEMBAIK: Bidan RSUD dr R Soetrasno menggendong bayi yang ditemukan di Kepohagung, Pamotan usai mendapatkan tindakan medis fototerapi 1x24 jam baru-baru ini.

REMBANG – Bayi yang ditemukan warga Desa Kepohagung, Kecamatan Pamotan akhirnya dirujuk ke RSUD dr R Soetrasno Rembang pada Sabtu (8/7) malam setelah sebelumnya mendapat perawatan di puskesmas Pamotan.

Hal itu dilakukan lantaran sang bayi mungil tersebut mengalami kondisi kuning atau ikterik neonatorum.

Diketahui, bayi tersebut kini tengah mendapatkan perawatan intensif di ruang neotanal.

Kepala Seksi Informasi RSUD dr R Soetrasno Rembang Tabah Tohamik saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan kabar tersebut.

Meski demikian, Tabah menuturkan, bayi tersebut kini dalam kondisi membaik.

”Sabtu (8/7) sore bayi mulai dirawat di rumah sakit ruang neotanal. Kondisinya kini mulai membaik,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Pamotan dr. Yuwanita Nurhayati menambahkan, selain kondisi sang bayi yang mengalami kuning. Diketahui, sang bayi juga kurang nafsu minum.

”Sebelumnya memang di puskesmas Pamotan selama dua hari. Tapi, karena dirasa perlu perawatan intensif maka kami rujuk ke RSUD dr. R Soetrasno Rembang,” terangnya.

Sebelumnya, kabar temuan bayi di Desa Kepohagung, Kecamatan Pamotan sempat menghebohkan warga.

Pasalnya, bayi tersebut ditemukan di teras rumah Muslingah warga setempat. Tepatnya di RT 4/ RW 1 pada kamis sekira pukul 18.00.

Penemuan tersebut bermula saat Muslingah hendak salat magrib. Dirinya mengaku sempat mendengar suara sepeda motor yang berhenti dekat rumahnya.

Kemudian setelah salat magrib, Muslingah melihat keluar rumah dari jendela kamarnya. Nampak ada tiga bungkus plastik di teras rumah.

Muslingah yang penasaran, kemudian mengajak anaknya untuk melihat dan membuka bungkusan plastik di depan rumahnya. Salah satu plastik yang dibuka pertama berisi pakaian bayi.

Kemudian mereka hendak membuka plastik yang lain. Namun plastik tersebut bergerak. Setelah dibuka, plastik tersebut ternyata berisi bayi perempuan. 

Muslingah lalu menghubungi Kepala Desa Kepohagung Kunardi dan melaporkannya ke Polsek Pamotan.

Dari hasil pemeriksaan petugas dari Puskesmas Pamotan, bayi tersebut dalam keadaan sehat.

Diperkirakan bayi mungil itu baru lahir sekitar dua sampai tiga hari sebelum ditemukan warga.

Selain bayi seberat tiga kilogram, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya dua kalung emas tanpa surat pembelian, dua bungkus tisu basah, lima pasang pakaian bayi, dan susu formula.


Bayi dengan panjang 47,5 sentimeter itu kemudian dibawa ke Puskesmas Pamotan untuk mendapat perawatan. (noe/khim)

 

Editor : Abdul Rokhim
#kondisi bayi #pamotan #penemuan bayi pamotan #penemuan bayi