Baca Juga : Produksi Gas di Sumber Rembang Macet Selama 8 Bulan, BUMD Rembang Ini Terancam “Bangkrut”
Kepala Sekolah SMPN 1 Rembang, Nur Hasan menyebutkan PPDB di sekolahnya banyak sudah mulai masuk. Baik kolektif maupun individual. Hanya saja ada masih ada beberapa orang tua masuk tetapi tidak sesuai zonasi.
Melihat kondisi tersebut, pihaknya pun menyarankan orang tua mendaftarkan putranya di zonasi masing-masing. Karena tidak ada jalur prestasi, afirmasi maupun perpindahan.
“Kecuali ada tiga point itu kami masih bisa menerima,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus pada Senin (22/5).
Menurutnya, salah masuk zonasi kemungkinan inisiatif dari orang tuanya, yang ingin menyekolahkan anaknya ke SMPN 1 Rembang. Tapi karena tidak zonasinya tentu perlu difilter panitia. “Ini supaya bisa mendaftarkan sekolah sesuai wilayahnya,” ungkapnya.
Pelaksanaan PPDB akan berlangsung hingga 24 Mei mendatang. Di SMPN 1 Rembang menerima 9 rombongan belajar (rombel). Minimal ada 288 peserta didik. Paling tidak sehari 150 blangko pendaftaran.
“Dibuka mulai pukul 07.00 sampai 12.00, kecuali hari terakhir sampai pukul 11.00,” ungkapnya.
Untuk zonasi SMPN 1 Rembang meliputi Magersari, Gegunung Kulon, Gegunung Wetan, Pacar, Tanjungsari, Sumberjo, Waru, Pulo, Ketanggi, Mondoteko (Rembang). Pantiharjo, Banyudono, Bogoharjo, Purworejo, Karangsekar, Babadan (Kaliori).
Berbeda di SMPN 1 Sumber. Semua sudah sesuai. Seperti diketahui di sana satu-satunya di kecamatan Sumber dan sebagian Kaliori. Misalnya Wiroto.
“Hari pertama tidak ada kendala. Sebab Jauh hari sudah melakukan sosialisasi ke SD tentang jalur. Komunikasi intensif, aturannya seperti apa disampaikan. Lalu membuat grup kepala sekolah SD dan bentuk kordes terdiri anak yang aktif dan alumni, kuatkan calon siswa di desa masing-masing. Memudahkan akses informasi,” imbuh kepala sekolah SMPN 1 Sumber, Isti Choma Wati.
Ditambahkan sekolahnya menargetkan dapat 4 rombel. Tetapi kalau lebih juga tidak masalah. Paling tidak minimal target. Jika terisi penuh tinggal dikalikan satu kelas maksimal 32 peserta didik.
”Hari pertama sudah daftar 108. Masih ada beberapa SD masih ditunggu masih ada hari kedua dan ketiga,” ungkapnya. (noe/ali/khim) Editor : Abdul Rokhim