Baca Juga : Duh! Kemacetan di Pantura Pati-Rembang Masih Terjadi Meski Jembatan Juwana Telah Dibuka, Ini Penyebabnya
Hadi, salah seorang sopir truk dari Surabaya, Jawa Timur yang hendak menuju ke Semarang menuturkan, dirinya mengaku dari dini hari terjebak macet. Namun, hingga pagi kemacetan tak kunjung juga terurai.
”Terpaksa tidur di mobil. Masuk kota memang sudah macet. Sesampainya di timur Kaliori tidak ada pergerakan sama sekali. Saya terpaksa cuci pakaian di atas truk, bingung juga mau ngapain,” keluhnya.
Lebih lanjut, kata Hadi, dirinya mulai masuk ke Rembang pada Minggu (2/4) pukul 02.00 namun hingga pukul 10.00 baru sampai di daerah Tasikharjo, Kaliori. Padahal, jika lancar kendaraan hanya memakan waktu tidak sampai 10 menit.
"Kalau macet kaya gini ya bisa tekor juga. Biaya perjalanan pasti membengkak. Ya mau gimana," keluhnya.
Selain adanya perbaikan jalan, Hadi menambahkan, tidak sabarnya para pengendara menurutnya juga memperburuk kondisi yang ada. Mengingat, kendaraan saling serobot dan tak mau mengalah.
Ia pun berharap, selain kesadaran para sopir, kondisi yang ada segera ditangani pihak terkait. Agar arus lalu lintas segera normal kembali.
”Semoga segera lancar lah. Kami ini sopir kan kasihan hidup di jalan. Kalau macet otomatis nambah bekal ditambah lagi memikirkan kondisi muatan,” ujarnya. (noe/khim) Editor : Abdul Rokhim