Kepala sekolah SMPN 1 Lasem Estu Budi Winarni menuturkan, HUT ke-49 SMPN Lasem digelar sederhana. Karena masih pandemi undangan terbatas dan menerapkan protokol kesehatan (prokes).
Ia menyebutkan hanya warga lingkungan sekolah, pengurus komite, para juara lomba baik anak SD dan SMPN 1 Lasem diundang. Adapun rangkaian kegiatan HUT ke-49 menggelar berbagai macam lomba.
“Untuk lomba yang membuka bapak Samiun, Kasi Kurikulum SMP Dindikpora Rembang. Pertama lomba mapel IPA, IPS, Matematika. Dai cilik, menyanyi tunggal, menari berpasangan. Lomba bulu tangkis, cipta, dan baca puisi. Lomba diikuti siswa SD kelas VI,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Antusiasme kegiatan HUT ke-49 cukup besar. Khususnya lomba mapel SD. Pesertanya datang tak hanya dari SD-SD di Kecamatan Lasem. Tetapi juga dari Kecamatan Pancur, Pamotan, Gunem, dan Sluke, yang ikut daftar di SMPN 1 Lasem.
Sementara lomba untuk siswa SMPN 1 Lasem. Untuk siswa kelas VII adalah membuat twibbon HUT Ritula. Untuk Kelas VIII membuat vlog dalam rangka HUT Ritula. Kemudian kelas IX dengan lomba film pendek dalam rangka HUT Ritula. Kemudian semua kelas ada lomba bersama kebersihan kelas. Dalam rangka akan mengikuti lomba adiwiyata mandiri, tingkat nasional di tahun 2022.
”Tujuan dari pada lomba, untuk anak-anak kelas VI memberikan wadah atau fasilitas, untuk mengukur kemampuan secara akademis dan bakat non akademik,” ungkapnya.
Tak hanya itu, nanti ketika anak-anak SD tersebut mau mendaftar atau PPDB di SMPN 1 Lasem, sekolah siap melakukan pembinaan. Untuk selanjutnya diikutkan di lomba berikutnya. Artinya ada lomba kompetensi sains nasional (KSN), Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (Mapsi), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
Jadi, selain dari sekolah selain memfasilitasi, memberikan wadah ajang lomba. Juga mencari bibit-bibit unggul untuk anak-anak berbakat di SMPN 1 Lasem.
Kemudian untuk kegiatan sosialnya. Rabu lalu 19 Januari 2022, sekolah menggelar aksi donor darah. Kerja sama PMI. Kegiatan sosial. Kemudian kegiatan religius. Hari Sabtu tanggal 20 Januari yang beragama Islam menggelar khotmil quran.
Kemudian siswa beragama Kristen, Katolik, dan Buddha melakukan doa bersama. Untuk kemajuan atau kesuksesan SMPN 1 Lasem. Jadi semua berdoa dengan cara masing-masing. Termasuk agama yang lain bersama gurunya berdoa di kelas masing-masing.
”Serangkaian ini pastinya berharap semoga visi dan misi SMPN 1 Lasem bisa tercapai. Semoga prestasi SMPN 1 Lasem bisa selalu meningkat. SMPN 1 Lasem semakin bersinar dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia,” pungkasnya. (noe/ali) Editor : Abdul Rokhim