Seleksi di Universitas Sebelas Maret (UNS) telah selesai kemarin 9/10. Di mulai pada hari pertama pada 6/10. Setiap harinya bada beberapa sesi ujian. Kloter pertama dimulai pukul 08.00. 6-9 Oktober. Beberapa waktu seleksi administrasi telah menjaring 3.282 pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat.
Namun, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rembang Suparmin menyampaikan tingkat kehadiran peserta tahun ini menurun jika dibandingkan tahun lalu. Saat dikonfirmasi terkait jumlah penurunan, pihaknya belum bisa menyampaikan.
"Tingkat tidak hadir meningkat drastis dibanding tahun kemarin. Nanti saya share jumlahnya," ujarnya.
Saat tes SKD, peserta mengerjakan di ruang aula. Masing-masing menghadap komputer. Mereka harus mengerjakan tiga jenis soal. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelgensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Kepribadian (TKP). Masing-masing memiliki passing grade yang telah ditentukan.
Begitu selesai mengerjakan seluruh soal, skor akan otomatis muncul. Sehingga peserta bisa langsung menakar kesesuaian hasil dengan batas nilai yang ditentukan. "Berjalan lancar. Tidak hambatan. Karena kerja sama teman-teman," ujarnya.
Di sisi lain, di Rembang juga ada satu peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga, yang bersangkutan tidak bisa mengikuti ujian. Selanjutnya, kata Suparmin, peserta tersebut akan diikutkan tes susulan. Namun, hingga kemarin jadwal masih belum diketahui.
Selain itu, juga ada satu peserta yang akan mengikuti ujian dari luar negeri. Ia merupakan peserta berasal dari Surabaya. Saat ini sedang menempuh studi S2 di Thailand. Ia melamar formasi analis bangunan dan perumahan.
"Tesnya di kedutaan sana. Orang Surabaya. Jadwal (tes SKD di Bangkok,Red) belum keluar," jelasnya.
Tes SKD akan dilaksanakan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok, Thailand. Hal ini merupakan kebijakan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Sehingga pelamar mendapatkan kesempatan yang sama dan difasilitasi oleh KBRI. (ali) Editor : Ali Mustofa