Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jelang Armuzna, Kemenhaj Larang Jemaah Haji Ikut City Tour dan Ziarah

Mahendra Aditya Restiawan • Kamis, 7 Mei 2026 | 18:01 WIB
Ilustrasi ibadah haji
Ilustrasi ibadah haji

RADAR KUDUS – Kementerian Haji dan Umrah mengeluarkan kebijakan baru berupa larangan kegiatan ziarah dan city tour bagi jemaah haji menjelang puncak ibadah haji 2026. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kelelahan fisik para jemaah sebelum menjalani rangkaian utama ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran resmi yang ditujukan kepada seluruh jemaah serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa fase Armuzna merupakan inti pelaksanaan ibadah haji yang membutuhkan kondisi tubuh prima dan kesiapan mental yang baik.

Larangan City Tour Demi Keselamatan Jemaah

Menurut Ichsan, pemerintah tidak bermaksud membatasi aktivitas jemaah, melainkan ingin memastikan seluruh peserta haji tetap sehat hingga puncak ibadah berlangsung.

Ia meminta seluruh KBIHU tidak menjadwalkan perjalanan wisata maupun ziarah ke luar kota Mekah dan Madinah sebelum seluruh prosesi Armuzna selesai dilaksanakan.

“Langkah ini diambil demi melindungi jemaah agar tidak mengalami kelelahan dan bisa fokus mempersiapkan diri menghadapi rangkaian ibadah utama haji,” ujar Ichsan di Mecca, Kamis 7 Mei 2026.

Selain itu, setiap mobilitas jemaah juga diwajibkan dilaporkan kepada petugas resmi, termasuk Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan sektor perlindungan jemaah.

Operasional Haji 2026 Berjalan Lancar

Memasuki hari ke-17 operasional haji, pemerintah melaporkan proses pemberangkatan dan pelayanan jemaah berlangsung relatif tertib.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 103.690 jemaah yang tergabung dalam 267 kelompok terbang telah diberangkatkan dari Indonesia menuju Arab Saudi.

Dari jumlah tersebut, sekitar 100.125 jemaah yang berasal dari 258 kloter sudah tiba di Medina dan menempati penginapan yang telah disiapkan.

Sementara itu, perpindahan jemaah dari Madinah menuju Mekah juga terus berlangsung secara bertahap. Hingga kini, lebih dari 42 ribu jemaah dari 109 kloter telah berada di Mekah untuk menjalankan umrah wajib sekaligus mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji.

Jemaah Gelombang Kedua Mulai Tiba di Jeddah

Pada saat bersamaan, jemaah haji gelombang kedua dari Indonesia mulai mendarat di King Abdulaziz International Airport, Jeddah.

Setelah tiba, para jemaah langsung diberangkatkan menuju Mekah untuk beristirahat sebelum melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram.

Kemenhaj juga mengimbau jemaah gelombang kedua agar mengenakan pakaian ihram sejak keberangkatan dari embarkasi di Tanah Air guna mempermudah proses perjalanan menuju Mekah.

Fokus Menjaga Kesehatan Menjelang Armuzna

Pemerintah terus mengingatkan pentingnya menjaga stamina selama berada di Tanah Suci. Cuaca panas dan aktivitas ibadah yang padat dinilai dapat memicu kelelahan jika jemaah terlalu banyak melakukan perjalanan tambahan.

Karena itu, jemaah diminta memperbanyak istirahat, menjaga pola makan, serta mematuhi arahan petugas demi kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Editor : Mahendra Aditya
#city tour haji dilarang #Armuzna #jemaah haji indonesia #Kemenhaj #Haji 2026