RADAR KUDUS - Tarawih adalah salat sunnah yang sangat dianjurkan umat Islam dilaksanakan pada malam-malam bulan Ramadan setelah salat Isya.
Di banyak negara dan komunitas Muslim, khususnya dalam jamaah di masjid, Tarawih dilaksanakan secara berurutan antara 8–20 rakaat sesuai madzhab dan kebiasaan setempat.
Berikut bacaan niat, yang merupakan bagian penting sebelum memulai Tarawih berjamaah, serta doa-doa yang sering dibaca selama dan setelah shalat Tarawih.
Baca Juga: Sholat Tarawih Hari Ini Dimulai Jam Berapa? Ini Rinciannya
Niat Salat Tarawih Berjamaah
Dalam Islam, niat termasuk bagian dari syarat sahnya shalat. Untuk salat Tarawih yang dilakukan bersama imam (berjamaah), niatnya diucapkan dalam hati sebelum takbiratul ihram. Berikut contoh redaksi niat yang banyak digunakan berdasarkan kaidah fiqh:
Bacaan Niat Dalam Bahasa Arab
نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ مَعَ الجَمَاعَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Bacaan Niat Dalam Bahasa Indonesia
“Aku berniat salat sunnah Tarawih bersama jamaah karena Allah Ta’ala.”
Makna Artinya
Niat di atas berarti bahwa seseorang menetapkan dalam hati untuk melaksanakan shalat sunnah Tarawih bersama imam/jamaah secara ikhlas karena Allah. Niat tidak wajib diucapkan dengan lisan, tetapi harus ada dalam hati.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Iftar Resmi di Arab Saudi Hari Pertama Ramadan 2026
Tata Cara Tarawih Singkat
Salat Tarawih umumnya dilakukan setelah salat Isya’ dan sebelum salat Witir. Tarawih bisa diselenggarakan dalam jumlah rakaat:
-
8 rakaat — umumnya dilakukan di masjid-masjid tradisional Madinah atau di banyak komunitas Muslim.
-
20 rakaat — umum di beberapa negara Muslim, termasuk sebagian besar masjid di Indonesia.
Imam biasanya memimpin jamaah, dan setiap dua rakaat disudahi dengan salam. Setelah selesai Tarawih, kemudian diikuti salat Witir (biasanya 3 rakaat).
Doa-Doa Tarawih dan Afdalnya
Selain niat, ada beberapa doa yang dianjurkan baik di sela Tarawih, setelah Tarawih, hingga doa ketika selesai salat Tarawih. Berikut beberapa di antaranya:
Doa Setelah Salam Tarawih
Setelah salam Tarawih berjamaah, umat dianjurkan membaca tasbih dan zikir yang mengikuti sunnah. Contohnya:
Doa Zikir Setelah Salat
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ???????? Artinya Dalam Bahasa Indonesia
“Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”
Zikir ini sering disebut dengan tasbih tahmid takbir, dan dianjurkan dibaca setelah shalat sunnah termasuk Tarawih.
Baca Juga: Jadwal Waktu Buka Puasa 1 Ramadan 2026 untuk Muhammadiyah Hari Ini
Doa Memohon Kebaikan di Bulan Ramadan
Bulan Ramadan adalah kesempatan besar untuk memperbanyak doa kepada Allah. Berikut doa yang sering dibaca:
Doa Rosulullah SAW di Bulan Ramadan
اللهم بلغنا رمضان وبارك لنا فيه وتقبله منا يا أرحم الراحمين
Artinya
“Ya Allah, sampaikanlah kami kepada bulan Ramadan dan berkahilah kami di dalamnya serta terimalah (ibadah) kami, wahai Maha Penyayang.”
Doa ini mencerminkan harapan dan permohonan agar puasa, shalat, dan ibadah di bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT.
Bacaan Doa Khusus Antara Dua Salat Tarawih
Dalam beberapa komunitas dan masjid, selepas setiap dua rakaat Tarawih, imam atau jamaah memperbanyak doa, dzikir, atau membaca ayat-ayat pendek dari Al-Qur’an, seperti:
-
Surat Al-Fatihah
-
Ayat-ayat pilihan dari Al-Qur’an
-
Dzikir dan doa pendek seperti:
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا
“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan setelah Engkau beri kami petunjuk…” (QS Ali Imran: 8)
Meski tidak wajib, membaca ayat-ayat pendek di sela shalat membuat hati tetap terjaga dan reflektif selama Tarawih.
Adab Melaksanakan Salat Tarawih
Agar ibadah Tarawih memberikan dampak spiritual maksimal, berikut beberapa adab yang dianjurkan:
- Menjaga kebersihan dan pakaian yang rapi
- Datang lebih awal ke masjid
- Fokus dan menghayati setiap bacaan
- Mengikuti imam dengan tenang
- Tidak berbicara kecuali perlu
Adab bukan sekadar tata krama, tetapi kunci agar ibadah diterima dan memberi ketenangan batin.
Niat & Doa Tarawih
Berikut ringkasan bacaan niat dan doa yang sering dibaca dalam Shalat Tarawih berjamaah:
| Situasi | Bacaan | Artinya |
|---|---|---|
| Niat Tarawih Berjamaah | نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ مَعَ الجَمَاعَةِ لِلَّهِ تَعَالَى | “Aku berniat salat Tarawih bersama jamaah karena Allah…” |
| Dzikir Setelah Salat | سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ… | “Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah…” |
| Doa Ramadan | اللهم بلغنا رمضان… | “Ya Allah, sampaikanlah kami kepada Ramadan…” |
Sumber Ibadah yang Dipakai
Semua bacaan niat dan doa tersebut bersumber dari:
- Al-Qur’an dan hadits shahih
- Kitab-kitab fiqh kontemporer tentang shalat sunnah
- Fatwa dan pedoman ibadah dari lembaga Islam terkemuka
- Praktik ibadah umat Islam di berbagai komunitas global
Shalat Tarawih adalah ibadah malam yang memiliki nilai spiritual besar di bulan Ramadan. Untuk melaksanakannya secara berjamaah, perlu memahami:
- Niat yang benar
- Doa pendukung yang dianjurkan
- Bacaan zikir setelah salat
- Adab menjalankan ibadah secara fokus dan khusyuk
Dengan memahami bacaan niat, arti, dan doa-doanya, setiap Muslim dapat menjalankan Tarawih dengan penuh kesadaran dan makna spiritual.
Editor : Mahendra Aditya