RADAR KUDUS - Dalam kehidupan seorang Muslim, doa menjadi jembatan spiritual antara hamba dan Allah.
Namun, agar doa lebih mudah terkabul, para ulama mengajarkan pentingnya menggunakan wasilah atau perantara yang diridhai Allah.
Salah satu wasilah paling agung dalam Al-Qur’an adalah Surat Al Fatihah, surat pembuka yang juga disebut Ummul Kitab atau induk dari seluruh isi Al Qur’an.
Surat Al Fatihah memiliki banyak keutamaan dan khasiat di sisi Allah subhanahu wa ta'ala.
Salah satu khasiat terbesarnya adalah sebagai perantara dalam berdoa dan memohon hajat kepada Allah.
Karena statusnya sebagai Ummul Kitab, Al Fatihah memiliki kedudukan istimewa dalam membantu mengantarkan doa-doa seorang hamba menuju pengabulan.
KH Abdul Ghofur, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan, menerangkan bahwa Allah SWT telah menurunkan ribuan kitab kepada para Nabi.
Namun semua kitab tersebut kemudian diringkas menjadi empat kitab suci utama: Zabur, Taurat, Injil, dan Alquran.
Menurut beliau, Al Quran diringkas ke dalam Surat Yasin, dan Surat Yasin diringkas lagi ke dalam Surat Al-Fatihah.
Dengan begitu, keistimewaan Al Fatihah tidak dapat diragukan.
Baca Juga: UANG Datang Sendiri, Baca Surat Al Waqiah! Amalan Rezeki dari KH Abdul Ghofur Sunan Drajat
Surat ini mencakup inti tauhid, permohonan petunjuk, dan pujian kepada Allah SWT.
Maka tak heran bila ia diyakini memiliki daya spiritual luar biasa, baik sebagai penenang hati, pembuka jalan rezeki, penyembuh penyakit, maupun penghapus kesulitan hidup.
Cara Mengamalkan Surat Al-Fatihah untuk Hajat
KH Abdul Ghofur mengajarkan bahwa Surat Al-Fatihah dapat diamalkan secara khusus untuk satu tujuan tertentu. Berikut tata caranya:
-
Bacalah Surat Al-Fatihah sebanyak 313 kali.
Setiap 7 kali bacaan, diselingi dengan doa secara khusus kepada Allah sesuai hajat yang diinginkan. -
Jika merasa berat, bisa dibaca 49 kali angka ini diambil dari 7 ayat Al-Fatihah dikalikan 7 (jumlah bilangan yang disarankan).
-
Dalam setiap jeda 7 kali bacaan, berdoalah dengan penuh keyakinan.
Hajat yang bisa dimohonkan sangat luas: minta kesembuhan untuk anak sakit, meminta agar anak yang nakal menjadi baik, memohon pelunasan utang, jodoh, keturunan, dan sebagainya.
KH Abdul Ghofur juga memberikan amalan spesifik untuk beberapa kasus:
-
Jika anak sering nakal, bacakan Surat Al-Fatihah 49 kali pada celana dalam anak tersebut. Tiap 7 kali bacaan, tiupkan ke celana tersebut dengan harapan anak berubah perilakunya.
-
Bila anak sedang sakit, bacakan Surat Al-Fatihah 49 kali pada segelas air. Tiap 7 kali bacaan, tiupkan ke air, kemudian air itu diminumkan kepada si anak.
Baca Juga: Bacaan Doa saat Turun Hujan agar Membawa Berkah
Amalan Surat Al-Fatihah bukanlah pengganti ikhtiar lahiriah, namun menjadi penguat batin dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam ajaran KH Abdul Ghofur, kekuatan surat ini bukan hanya dalam jumlah bacaannya, melainkan pada niat yang tulus, kesungguhan doa, dan keyakinan bahwa hanya Allah-lah yang Maha Mengabulkan.
Jika kita mampu menghayati dan mengamalkan surat ini dengan penuh iman, maka InsyaAllah segala hajat dunia maupun akhirat akan dimudahkan oleh-Nya. (*/him)
Editor : Ali Mustofa