Jakarta – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 masih berlangsung hingga akhir April.
Di tengah persaingan masuk perguruan tinggi negeri (PTN), banyak peserta mulai mengecek kualitas kampus tujuan mereka melalui berbagai pemeringkatan global.
Salah satu yang kerap dijadikan rujukan adalah pemeringkatan dari Webometrics edisi Januari 2026.
Lembaga ini menilai kampus berdasarkan visibilitas digital, dampak riset, serta kontribusi akademik di tingkat internasional.
Dalam daftar terbaru, Universitas Indonesia (UI) kembali menempati posisi teratas sebagai PTN terbaik di Indonesia dengan peringkat 543 dunia.
Posisi berikutnya diisi oleh kampus-kampus ternama yang juga menjadi incaran peserta UTBK-SNBT.
Berikut 20 PTN terbaik di Indonesia versi Webometrics 2026:
- Universitas Indonesia (Dunia: 543 | Indonesia: 1)
- Universitas Gadjah Mada (694 | 2)
- Institut Teknologi Bandung (841 | 3)
- IPB University (994 | 4)
- Universitas Brawijaya (1024 | 5)
- Universitas Diponegoro (1027 | 6)
- Universitas Sebelas Maret (1065 | 7)
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (1093 | 8)
- Universitas Hasanuddin (1163 | 9)
- Universitas Pendidikan Indonesia (1261 | 10)
- Universitas Negeri Malang (1304 | 12)
- Universitas Sumatera Utara (1430 | 14)
- Universitas Andalas (1559 | 15)
- Universitas Airlangga (1616 | 16)
- Universitas Sriwijaya (1630 | 17)
- Universitas Lampung (1830 | 19)
- Universitas Padjadjaran (1836 | 20)
- Universitas Jember (1903 | 22)
- Universitas Jenderal Soedirman (2061 | 23)
- Universitas Negeri Surabaya (2186 | 24)
Webometrics menegaskan bahwa pemeringkatan ini tidak semata menilai tampilan situs kampus, melainkan bagaimana institusi tersebut berkontribusi dalam dunia akademik melalui publikasi, sitasi, serta dampak digital secara global.
Meski begitu, peserta UTBK-SNBT diimbau tidak hanya terpaku pada ranking.
Faktor lain seperti program studi, minat, daya tampung, serta peluang lolos juga perlu dipertimbangkan secara matang.
Dengan banyaknya PTN berkualitas di Indonesia, peluang untuk mendapatkan pendidikan terbaik tetap terbuka luas bagi seluruh peserta seleksi tahun ini.
Editor : Iwan Arfianto