"Belajar sopan santun akan membantu tindakan anak Anda terhadap orang lain dengan hormat dan memperhitungkan perasaan mereka," kata penulis buku 365 Tatakrama yang Harus Diketahui Anak, Sheryl Eberly seperti dilansir dari Parenting.com, Ahad (8/11).
Sopan santun juga akan berpengaruh terhadap kepercayaan diri anak Anda dalam kehidupan sehari-harinya. "Anak Anda akan mendapatkan kepercayaan diri yang berasal dari mengetahui hal yang tepat untuk dilakukan," ujar Eberly
Menurut Eberly, kata terima kasih hanya merupakan cara dasar bersikap santun kepada orang lain. Secara harfiah ada ratusan lebih sikap sopan santun yang orang tua harus ajarkan kepada anak-anak mereka. Bahkan, kata dia anak harus diajarkan sikap santun setiap hari dalam satu tahun.
Eberly mengatakan, tidak hanya dapat bertindak dengan tepat dan benar. Sopan santun juga akan membantu anak-anak untuk mendapatkan kesuksesan seumur hidup bersama keluarganya, teman dan rekan kerjanya.
Hormat dan patuh pada guru adalah sifat terpuji yang harus ditanamkan pada setiap siswa. Seorang guru mengemban tugas yang mulia, yaitu mendidik para siswa untuk menjadi lebih baik, jadi kita wajib menghormati dan patuh kepada mereka. Guru merupakan orang yang mendidik dan mengajari berbagai ilmu pengetahuan. Sehingga kita bisa menjadi orang yang mengerti dan dewasa. Tidak melihat tingginya pangkat seseorang, mereka tetap berutang budi kepada guru yang telah mendidiknya. Islam mengajarkan untuk berbakti kepada guru. Guru mengajar manusia untuk beriman, bertakwa, memahami baik dan buruk serta bertanggung jawab di samping mengajarkan ilmu pengetahuan.
Guru adalah pewaris nabi, karena lewat jasa guru, wahyu dan ilmu dari nabi diteruskan kepada manusia. Imam Al-Ghazali mengistimewakan guru dengan sifat kesucian, kehormatan, dan kedudukan guru setelah para nabi. Beliau juga menegaskan bahwa seorang yang berilmu dan kemudian bekerja dengan ilmunya itu, maka dialah yang dinamakan besar di bawah kolong langit ini ibarat matahari yang menyinari orang lain dan mencahayai dirinya sendiri, ibarat minyak kesturi yang baunya dinikmati orang lain dan ia sendiri pun harum.
Siapa yang berkerja di bidang pendidikan, maka sesungguhnya ia telah memilih pekerjaan yang terhormat dan yang sangat penting, maka hendaknya ia memelihara adab dan sopan satun dalam tugasnya ini.
Di dalam Islam, hormat dan patuh kepada guru sangat ditekankan. Dikarenakan, guru termasuk orang yang mengenalkan kita kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul-Nya. (*) Editor : Ali Mustofa