Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hikmah Positif di Balik Pandemi Covid-19

Ali Mustofa • Rabu, 14 Juli 2021 | 20:46 WIB
Arisanti, S.Pd.SD.; Guru SD 4 Puyoh, Dawe, Kudus. (ISTIMEWA FOR RADAR KUDUS)
Arisanti, S.Pd.SD.; Guru SD 4 Puyoh, Dawe, Kudus. (ISTIMEWA FOR RADAR KUDUS)
SUDAH sekitar dua tahun peristiwa meluasnya penyebaran virus Covid-19 di tanah air. Semua warga berupaya melakukan pencegahan dengan mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang dianjurkan pemerintah. Yaitu 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas).

Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan, agar pandemi segera berakhir. Sebab, dengan wabah tersebut menghancurkan seluruh sektor kehidupan. Salah satunya sektor pendidikan.

Di tengah pandemi yang terus melaju, dunia pendidikan harus terus mendapatkan perhatian khusus, agar tidak berdampak semakin buruk. Pandemi Covid-19 telah mengubah dunia pendidikan, seperti proses pembelajaran. Biasanya dilakukan di dalam kelas dengan tatap muka. Sejak pandemi berlangsung berubah menjadi belajar daring (dalam jejaring). Guru, siswa, dan orang tua dituntut untuk bisa menghadirkan proses pembelajaran yang efektif, aktif, kreatif, dan menyenangkan.

Beberapa hikmah dari pandemi Covid-19 yang bisa kita rasakan dan dapat dijadikan pelajaran untuk kita semua. Musibah dalam bentuk apapun pasti akan dialami manusia (QS. Al Baqarah 155). Dampak positif ini dapat memotivasi kita melalui masa sulit untuk terus mencapai tujuan pendidikan Indonesia yang lebih maju lagi. Di antaranya, pertama, memicu percepatan transformasi pendidikan. Pemerintah telah memberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Di sini guru, siswa, dan orang tua dituntut melek tehnologi, sehingga di harapkan mempercepat transformasi teknologi pendidikan.

Kedua, banyak muncul aplikasi pembelajaran online. Akibat pandemi, telah banyak melahirkan program pembelajaran online, seperti Zoom Meeting, Google Meet, dan lainnya.

Ketiga, kolaborasi orang tua dan guru. Selama pandemi, para pelajar tentunya akan menghabiskan banyak waktu belajar di rumah. Hal tersebut membutuhkan kolaborasi orang tua dan guru agar siswa dapat belajar online secara efektif.

Keempat, penerapan ilmu dalam keluarga. Ketika semua sekolah ditutup, ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengaplikasikan ilmu di tengah keluarga. Misalnya dengan diskusi ringan mengenai pembelajaran online di sekolah.

Kelima, internet sebagai sumber informasi yang positif. Jika proses pembelajaran pada umumnya menggunakan buku cetak sebagai sumber belajar utama, dalam pembelajaran online internet digunakan untuk mendapatkan informasi tentang pelajaran yang diajarkan guru. Seperti mengakses buku digital, video pembelajaran, dan lainnya.

Keenam, siswa dapat di awasi orang tua secara langsung. Peran orang tua dalam kehidupan anak berdampak luas dan dengan pengawasan orang tua akan lebih mudah memantau perkembangannya secara langsung.

Beberapa hal positif dari pandemi Covid-19 yang bisa kita rasakan dan dapat dijadikan pelajaran untuk kita semua. Meski demikian, kita semua tetap berharap pandemi segera berakhir dan pendidikan bisa kembali seperti sedia kala. Pembelajaran tatap muka segera dilakukan. (*) Editor : Ali Mustofa
#hikmah positif #arisanti #covid-19 #protokol kesehatan #pendidikan