629 Personel Gabungan Amankan Hari Kedua Aksi AMPB di Kejari Pati

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 19:49 WIB
BERBARIS: TNI-Polri bersiaga di halaman Dandim Pati. (HUMASRESTA PATI UNTUK RADAR KUDUS)
BERBARIS: TNI-Polri bersiaga di halaman Dandim Pati. (HUMASRESTA PATI UNTUK RADAR KUDUS)

PATI – Polresta Pati mengerahkan 629 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan hari kedua aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati, Selasa (28/7).

Personel yang diterjunkan berasal dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait. Pengamanan dilakukan untuk memastikan aksi penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelum bertugas, seluruh personel mengikuti apel kesiapan. Anggota yang ditempatkan di lokasi aksi melaksanakan apel di halaman Kodim 0718/Pati mulai pukul 13.00 WIB. Sementara personel yang bertugas di Markas Polresta Pati mengikuti apel di halaman Mapolresta Pati pada waktu yang sama.

Kapolresta Pati melalui Kabag Ops Polresta Pati, Kompol Dwi Atma Yofi Wirabrata, menegaskan seluruh personel telah diinstruksikan menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) Polri dengan mengedepankan pendekatan humanis.

Baca Juga: Kenalan dengan Nisa Abida Amalia, Kuliah Sambil Kerja dan Bangun Bisnis, Mahasiswi Kudus Ini Jadi Inspirasi Gen Z

"Seluruh personel agar melaksanakan tugas sesuai SOP dan mengedepankan pendekatan humanis. Kehadiran kami untuk memberikan pelayanan agar masyarakat dapat menyampaikan pendapat dengan aman dan tertib," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi selama pengamanan berlangsung. Personel diminta menjalin komunikasi dengan koordinator lapangan maupun peserta aksi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

"Utamakan komunikasi, hindari tindakan yang dapat memicu eskalasi situasi, serta kedepankan langkah-langkah persuasif dalam setiap pelaksanaan tugas," katanya.

Selain itu, seluruh anggota diingatkan untuk menjaga disiplin, profesionalisme, serta tidak terpancing provokasi selama menjalankan tugas.

"Tetap tenang, jangan terpancing provokasi, laksanakan perintah sesuai prosedur, dan jaga nama baik institusi melalui pelayanan yang santun kepada masyarakat," tegasnya.

Polresta Pati berharap aksi hari kedua dapat berlangsung damai tanpa tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti pembakaran ban atau membawa senjata maupun benda berbahaya.

Kompol Dwi juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan darurat Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan keamanan selama pelaksanaan aksi.

"Kami berharap penyampaian pendapat berlangsung tertib sehingga aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik dan situasi kamtibmas tetap kondusif," pungkasnya. (adr/mah)

Editor : Mahendra Aditya
aksi AMPB Pati pengamanan unjuk rasa 629 personel gabungan kejari pati polresta pati