Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

KPK Bawa 2 Koper, Segini Nominal Uang Saat Pemeriksaan Bupati Sudewo

Zakarias Fariury • Senin, 19 Januari 2026 | 17:13 WIB
Bupati Pati Sudewo saat akan menjalani pemeriksaan di KPK. (DETIKCOM)
Bupati Pati Sudewo saat akan menjalani pemeriksaan di KPK. (DETIKCOM)

RADAR KUDUS - Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Sumber di Kabupaten Rembang mendadak menjadi pusat aktivitas penyelidikan intensif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (19/1).

Lembaga antirasuah tersebut tengah mendalami dugaan praktik lancung jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati.

Suasana Tegang di Mapolsek Sumber

Pantauan di lokasi sejak pukul 10.00 WIB, suasana di halaman Polsek Sumber tampak tidak biasa. Sejumlah kendaraan bernomor polisi plat H (Semarang) berjenis Toyota Avanza terparkir berdampingan dengan mobil dinas kepolisian dan kendaraan pribadi.

Akses informasi di lokasi dijaga ketat. Awak media yang mencoba meliput sempat mendapatkan penghadangan dari oknum petugas.

"Mas, dihapus gambarnya. Coba lihat galerinya," ujar salah satu anggota polisi berpakaian kaos hitam kepada wartawan di lokasi.

Warga sekitar menuturkan bahwa pergerakan kendaraan asing sudah terlihat sejak malam hari. "Sekitar pukul 22.30 WIB, halaman polsek sudah ramai mobil keluar masuk," ujar seorang warga yang tinggal di dekat Mapolsek.

Pemeriksaan Maraton Pejabat dan Saksi

Sedikitnya 10 orang saksi dari unsur birokrasi Kecamatan Jaken dipanggil untuk menjalani pemeriksaan di dalam gedung Mapolsek

Mereka terdiri dari Camat Jaken Tri Agung Setiawan, jajaran Kepala Desa (Kades), Bendahara Kecamatan, hingga staf inti. Selain itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Pati, Tri Hariyama, dikabarkan turut diperiksa.

Di wilayah Jaken, keberangkatan para pejabat ini pun mulai tercium warga. "Tadi pagi saya cari Pak Inggi (Kades) di rumahnya sudah tidak ada," kata salah seorang perangkat desa di Kecamatan Jaken.

Baca Juga: Kenapa Bupati Pati Sudewo Dibawa KPK? Ini Kronologinya

Barang Bukti Dua Koper dan Uang Rp 3 Miliar

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pada dini hari awal pekan ini.

Fokus utama penyelidikan adalah dugaan pengkondisian pengisian perangkat desa dengan "mahar" politik.

Sumber internal mengungkapkan bahwa KPK mengamankan dua buah koper yang diduga berisi uang tunai sebagai barang bukti.

"Infonya ada dua koper, salah satunya dibawa Camat Jaken. Kabarnya berisi Rp 3 miliar, tapi itu mungkin baru uang muka (DP). Kalau total keseluruhannya bisa mencapai ratusan miliar," ungkap sumber tersebut.

Sikap Bungkam Otoritas Terkait

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan masih berlangsung tertutup di dalam gedung Mapolsek Sumber.

Kapolsek Sumber, AKP Pujiono, masih enggan memberikan keterangan resmi terkait peminjaman markasnya untuk kegiatan KPK tersebut.

Baca Juga: Sudewo Dikabarkan Dibawa KPK ke Jakarta, Sempat Dicegat di Bandara Semarang

Sementara itu, pihak KPK belum merilis pernyataan resmi mengenai status hukum para pihak yang diperiksa.

Kabar OTT ini pun kini menjadi perbincangan hangat di kalangan ASN dan tokoh politik di "Bumi Mina Tani" Pati, mengingat adanya keterkaitan langsung dengan proses pengisian jabatan strategis di tingkat desa. (*)

Editor : Mahendra Aditya
#kpk #Camat Jaken #bupati pati #pati #jaken #Bupati sudewo