PATI - Menjelang paripurna hak angket DPRD Pati, kotak-kotak air mineral tersusun rapi di depan tenda posko Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Semua itu datang dari masyarakat tanpa imbauan donasi.
AMPB terus melakukan pengawalan terhadap Sidang Paripurna Angket DPRD Pati.
Sejumlah warga bahkan telah berada di lokasi sejak Kamis malam dan memilih bermalam untuk memastikan rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Dalam pantauan di lapangan, terlihat tenda komando yang digunakan sebagai posko utama.
Di depan tenda tersebut tertata puluhan kardus berisi air mineral dan makanan ringan.
Seorang relawan tampak berbincang dengan salah satu warga yang membawa selebaran.
Korlap AMPB, Mulyati, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses tersebut hingga selesai.
Ia menyebutkan bahwa mulai malam ini akan diadakan kegiatan keagamaan bersama.
“Mulai malam pukul 19.30 kita ada istighosah, kita manakiban. Kita berdoa bersama-sama untuk kelancaran pansus nanti. Besok acaranya habis Zuhur, tapi kita sudah stay dari sebelumnya,” ujarnya.
Mulyati menjelaskan bahwa sejak pagi aparat keamanan juga mulai memantau situasi. Sebagian massa AMPB bahkan sudah menginap sejak malam hari.
“Keadaannya sudah ramai aparat. Jadi sebelum salat Jumat, banyak yang sudah datang. Bahkan ada yang menginap di sini sejak malam,” tambahnya.
Menariknya, Mulyati menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan penggalangan donasi terbuka.
Bantuan logistik datang secara sukarela dari masyarakat yang merasa terpanggil.
“Alhamdulillah masyarakat yang memberi bantuan. Sampai hari ini sudah ada sekitar seribu botol air mineral. Ada snack juga. Jadi kita tidak buka donasi. Bantuan datang dari Juana, dari Margoyoso, dan banyak lagi,” jelasnya.
Terkait jumlah massa yang diperkirakan hadir dalam aksi pengawalan lanjutan, pihak AMPB memperkirakan jumlahnya dapat melampaui yang tertera dalam surat pemberitahuan.
“Kalau di surat sekitar 1.000 sampai 2.000 orang. Tapi kemungkinan bisa lebih,” kata Mulyati. (adr)
Editor : Ali Mustofa