PATI - Sebuah video yang diduga memperlihatkan aksi perkelahian antarkelompok di kawasan Alun-alun Kabupaten Pati mendadak viral di media sosial. Pihak kepolisian pun segera turun tangan untuk menyelidiki kejadian tersebut.
Video tersebut ramai di media sosial (medsos) hingga status WhatsApp (WA).
Dalam rekaman itu tampak sejumlah orang terlibat baku hantam. Beberapa di antaranya tampak memukuli satu orang, sementara yang lain terlihat berlarian di sekitar kawasan Alun-alun.
Kapolsek Pati Kota, Iptu Heru Purnomo, saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya dugaan aksi pengeroyokan tersebut. Ia menyebut kejadian terjadi pada dini hari tadi, sekitar pukul 03.00 .
"Ya, benar. Kejadian berlangsung dini hari tadi," ujar Heru.
Namun, saat petugas tiba di lokasi, kelompok orang yang terlibat dalam aksi tersebut sudah meninggalkan tempat kejadian. Hingga siang hari, pihak kepolisian belum menerima laporan resmi terkait insiden itu.
Pihaknya saat ini sedang menindaklanjuti kasus tersebut dengan menelusuri rekaman video yang viral di media sosial.
"Ketika petugas tiba di lokasi, para pelaku sudah kabur. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," jelas Heru.
Sementara itu, salah satu warga yang melihat Kamto mengaku tak mengetahui persis peristiwa itu. Tiba-tiba ada teriakan di sekitar alun-alun.
“Kebetulan saya sedang nongkrong di alun-alun. Kemudian ada ramai-ramai. Terus saya ke sana,” imbuhnya.
Ia mengaku resah dengan aksi itu. Sebab, ia khawatir menjadi korban salah sasaran.
“Tetap khawatir. Kalau tiba-tiba salah sasaran dan kena jotos? Kreak-kreak itu kan tak bisa ditebak,” tukasnya.
Ia pun berharap pihak kepolisian segera mengusut tuntas siapa pelakunya. Biar aksi pengeroyokan itu bisa diminimalisasi. “Kalau ditangkap kan pelakunya berkurang. Tindak kriminal juga mungkin berkurang,” ujarnya. (adr)
Editor : Zainal Abidin RK