Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Pucakwangi Pati Ludes Terbakar, Begini Kronologinya

Achmad Ulil Albab • Kamis, 6 Maret 2025 | 17:03 WIB

 

TAK TERSELAMATKAN: Kondisi rumah berdinding kayu yang terbakar di Desa Lumbungmas, Pucakwangi, Pati, rata dengan tanah.
TAK TERSELAMATKAN: Kondisi rumah berdinding kayu yang terbakar di Desa Lumbungmas, Pucakwangi, Pati, rata dengan tanah.

PATI – Peristiwa kebakaran kembali menimpa salah seorang warga di Desa Lumbungmas Kecamatan Pucakwangi.

Kebakaran yang menimpa sebuah rumah milik warga setempat itu diduga karena korsleting Listrik.

Kejadiannya pada Selasa (4/3) malam lalu. Sekitar pukul 19.15 WIB. Korban bernama Soekarni.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pati, Sugiono, menjelaskan kejadian kebakaran itu kali pertama diketahui Jasmin dan Butamsy, tetangga yang tinggal di sebelah rumah korban.

Kedua saksi itu melihat kepulan asap dan api, lalu berusaha memadamkan api bersama warga sekitar dengan alat seadanya, sebelum akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Kami di Pos Damkar Pati menerima laporan kebakaran tersebut pada pukul 19.15 WIB kemudian kami segera mengirim tim damkar ke Lokasi kejadian tersebut," papar Sugiono.

"Petugas tiba beberapa menit kemudian dengan satu unit mobil pemadam untuk melakukan upaya pemadaman,” lanjutnya.

Berkat kerja sama petugas dan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.30 WIB.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 50 juta. 

“Untuk yang terbakar berupa rumah berukuran 6x9 meter persegi. Dindingnya berupa kayu jati dan atap genting, rumah tersebut mengalami kerusakan parah akibat kebakaran,” lanjut Sugiono.

Lebih lanjut Sugiono meminta agar masyarakat Kabupaten Pati lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran rumah, akibat korsleting Listrik.

“Kami minta masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama di bulan Ramadan saat rumah sering ditinggalkan untuk salat tarawih,” pungkasnya. (aua)

Editor : Ali Mustofa
#kebakaran #tarawih #pati #satpol pp #korban jiwa #korsleting #mobil kebakaran