Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Polisi Masih Selidiki Misteri Tewasnya Wanita Tanpa Busana dan Identitas di Muara Sungai Genting Pati

Andre Faidhil Falah • Rabu, 18 Desember 2024 | 03:18 WIB

 

DIPERIKSA: Kepolisian dan tim medis di depan ruang otopsi RSUD RAA Soeowondo pada Selasa (17/12).
DIPERIKSA: Kepolisian dan tim medis di depan ruang otopsi RSUD RAA Soeowondo pada Selasa (17/12).

PATI – Sesosok mayat wanita tanpa busana tanpa identitas ditemukan di Muara Sungai Genting, Dukuh Sumur Towo, Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti.

Penemuan mayat ini memicu dugaan bahwa korban meninggal akibat pembunuhan.

Mayat tersebut ditemukan pada Selasa (17/12) dini hari dalam kondisi yang sudah membusuk.

Ketua Relawan SAR Tunggulwulung, Ali Mas’udi, menyebutkan bahwa belum ada identitas korban yang terungkap.

Namun, terdapat informasi dari Jepara mengenai laporan orang hilang yang akan dikonfirmasi lebih lanjut.

Menurut penjaga jenazah di RSUD Soewondo, korban diduga sedang hamil dan ditemukan bekas jeratan tali di leher, meski hal ini masih sebatas informasi awal.

Kapolsek Dukuhseti, AKP Ali Mashuri, mengonfirmasi bahwa identitas mayat belum ditemukan. Sidik jari korban yang sudah rusak menyulitkan proses identifikasi.

“Saat ini masih dalam tahap autopsi, dan belum ada pihak yang memberikan keterangan. Sidik jarinya rusak,” ujar Ali melalui sambungan telepon.

Pihak kepolisian hingga saat ini belum dapat memastikan penyebab kematian wanita tersebut dan masih menunggu hasil autopsi dari tim medis. 

“Jenis kelamin korban adalah perempuan, diperkirakan berusia 50 tahun ke atas. Penemuan mayat terjadi sekitar pukul 00.15 WIB dan dilaporkan ke Polsek pada pukul 00.30 WIB. Anggota kemudian mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 01.00 WIB,” terang AKP Ali Mashuri.

Mayat pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang melihat benda mengapung di laut dekat muara Sungai Genting.

Nelayan tersebut kemudian melaporkan penemuan itu kepada warga setempat, yang selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian dan Puskesmas Dukuhseti.

“Mayat langsung dievakuasi oleh anggota Polsek Dukuhseti bersama tim Puskesmas dan dibawa ke RSUD Soewondo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Ali.

Kapolsek menambahkan bahwa berdasarkan kondisi mayat, korban diduga telah meninggal sekitar satu minggu sebelum ditemukan.

Hingga saat ini, belum ada saksi yang diperiksa selain perangkat desa.

Ali juga membantah informasi terkait adanya jeratan tali di tubuh korban.

“Untuk jeratan, kami belum bisa memastikan. Mayat ditemukan tanpa busana dan identitas. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Pihak kepolisian masih mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya. Masih menunggu hasil otopsi. (adr)

Editor : Ali Mustofa
#pembunuhan #autopsi #muara sungai #mayat #pati #Kematian #Orang hilang