PATI – Gua Larangan yang terletak di Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, dinilai butuh sentuhan, agar ramai dikunjungi wisatawan.
Ketua Pokdarwis Kabupaten Pati Krisno mengatakan, Gua Larangan memiliki potensi yang cukup baik.
”Potensi banyak sekali ada di dalam. Ada sumber mata air di sebelah timur gua," katanya.
Dia menilai, Gua Larangan butuh sedikit sentuhan untuk menjadikan tempat wisata yang semakin diminati. Salah satunya memberi sentuhan lampu di dalam gua.
”Yang perlu dilakukan adalah penataan. Misalnya diberi sentuhan artistik, seperti tata lampu tentu akan semakin jauh meningkatkan daya tarik. Kalau dilihat, wisata gua di Jawa Timur rata-rata banyak memainkan seni lampu di dalamnya,” jelas Krisno.
Dia berharap. Gua Langan perlu adanya penanganan serius. Baik dari pemerintah desa (pemdes) maupun dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.
Dia menjelaskan, gua ini menyimpan potensi alam yang indah. Lokasinya pun tidak jauh dari jalan raya.
Di dalam gua suasanya asri. Ada stalagmit dan stalaktit yang menambah keindahan gua.
Sayangnya masih ada ulah tangan jahil yang melakukan vandalisme di dinding gua.
Salah satu pengunjung Erik Saputra mengatakan, Gua Larangan sangat menarik untuk dikunjungi.
”Ternyata tempatnya menarik. Kami bisa menyusuri ke dalam. Seru juga ya. Baru kali ini wisata ke dalam gua," kata warga Rembang ini.
Dia menambahkan, tempat ini sangat cocok bagi penggemar wisata alam.
”Juga bisa untuk fotografi dan membuat konten. Penggemar wisata alam sangat cocok datang ke sini," imbuhnya. (aua/lin)
Editor : Ali Mustofa