PATI – Dari 398 karyawan PT Sejin Pati yang menjadi korban diduga keracunan makanan saat makan siang, masih 69 korban yang masih dirawat di rumah sakit pada Senin (22/7 pagi.
Namun, kondisi para korbannya berangsur membaik.
Para karyawan ini, awalnya mengeluh mual, muntah, dan pusing.
Bahkan, ada yang sampai nyeri pada bagian lambung.
’’Ya kemungkinan siang nanti (kemarin, Red) yang rawat inap sudah boleh pulang, karena kondisi mereka berangsur membaik,’’ ungkap Kepala Dinkes Kabupaten Pati, dr Aviani Tritanti Venusia.
Ratusan karyawan yang mengeluhkan mual, muntah, dan pusing ini, dilarikan ke enam rumah sakit terdekat.
Meliputi, RSUD RAA Soewondo Pati, RS Fastabiq Pati, RS Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati, RS Nurus Syifa Kudus, RS As Suyuthiyyah, dan RS Mitra Bangsa.
Dinas Kesehatan belum bisa memastikan penyebab keluhan yang dirasakan para karyawan tersebut.
Namun, dugaan mengarah kepada keracunan makanan.
Diketahui, para karyawan tersebut mengeluhkan mual dan muntah usai menyantap hidangan makan siang dengan menu ikan tongkol.
Para karyawan mengeluhkan sakit usai 30 menitan menyantap makanan jatah di kantin pabrik tersebut.
Dinkes Pati juga mengambil sampel makanan dan muntahan para karyawan.
Sampel tersebut dikirimkan ke Dinkes Provinsi Jawa Tengah lantaran Dinkes Kabupaten Pati belum memiliki laboratorium untuk menguji kandungan berbahaya dalam makanan.
”Ditunggu hasilnya. Mungkin semingguan baru keluar,” imbuh Aviani. (aua/lin)
Editor : Abdul Rokhim