Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

WASPADA! Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Pati, Ini Daftar Wilayah Rawan Banjir dan Tanah Longsor

Achmad Ulil Albab • Kamis, 14 Maret 2024 | 23:53 WIB
Kondisi banjir di Glonggong Jakenan akibat curah hujan yang cukup tinggi hal ini menyebabkan akses transportasi terhambat.
Kondisi banjir di Glonggong Jakenan akibat curah hujan yang cukup tinggi hal ini menyebabkan akses transportasi terhambat.

PATI - Sejumlah wilayah Kabupaten Pati masuk dalam peringatan dini cuaca wilayah Jawa Tengah.

Cuaca ekstrim ini diperkirakan pukul 11.00 hingga berlangsung pukul 14.30 WIB pada hari Kamis (14/3).

Namun diperkirakan cuaca ekstrem ini bakal berlangsung hingga sepekan kedepan.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

“Kemungkinan sampai pekan depan masih seperti ini. Cuma sampai kapan cuaca ekstrem ini kita hanya mengikuti prediksi BMKG,” ungkapnya.

“Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG peringatan dini di wilayah Kabupaten Pati meliputi Kecamatan Winong, Margorejo dan Gabus." Imbuhnya.

Ia menyebut, hingga Kamis (14/3)  masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan juga angin kencang.

Peringatan dini ini, lanjut Martinus, dapat meluas ke seluruh wilayah kecamatan, antara lain adalah Sukolilo, Kayen, Tambakromo, Pucakwangi.

Selain itu juga termasuk Jaken, Batangan, Juwana, Jakenan, Pati, Gembong, Tlogowungu, Wedarijaksa, Margoyoso, Gunungwungkal, Cluwak, Tayu, Dukuhseti dan Trangkil.

Cuaca ekstrem ini berpotensi menyebabkan terjadinya bencana seperti banjir bandang di sekitar wilayah Pegunungan Kendeng dan juga longsor di wilayah Pegunungan Muria.

“Masyarakat dihimbau utk waspada utamanya terhadap potensi tanah longsor dan banjir bandang utk yang tinggal di sekitar pegunungan Kendeng maupun Muria,” papar Martinus.

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau jika situasi semakin buruk, agar bersiap mengungsi di daerah yang lebih aman. 

“Pemdes yang warganya mulai kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan dasar, disarankan untuk segera mendirikan dapur umum dan koordinasi dengan Dinsos dan BPBD untuk teknis pelaksanaannya,” pungkasnya. 

Sementara itu hingga saat ini sejumlah wilayah di Kabupaten Pati sudah terendam banjir.

Khususnya daerah-daerah yang kerap menjadi langganan banjir seperti di Desa Glonggong Kecamatan Jakenan.

“Banjir merendam akses jalan dan puluhan rumah warga. Ketinggian air di jalan berkisar 30 — 50 centimeter. sepeda motor kecil tidak bisa melintas,” ungkap Kepala Desa Glonggong Rukin.

Air mulai menggenangi jalanan sekitar pukul 04.00, banjir disebabkan karena hujan turun dengan intensitas tinggi dalam waktu yang cukup lama.

Hingga membuat sungai di sekitar jalan tersebut meluap.

Paling parah berada di titik pertigaan pasar Glonggong. 

Banjir diperkirakan akan surut malam hari. Namun jika masih turun hujan terus diperkirakan ketinggian air bisa semakin bertambah.

Sementara ruas jalan yang terendam air sekitar 300-an meter. (aua)   

Editor : Dzikrina Abdillah
#wilayah #cuaca eksrim #banjir #pati #peringatan #bencana #tanah longor #BPBD