PATI – Persipa Pati meraih hasil seri 0–0 saat menjamu Sulut United dalam laga perdana babak play off degradasi Liga 2 di Stadion Joyokusumo, Minggu (7/1).
Hasil seri itu terasa seperti kekalahan bagi tim berjuluk Laskar Saridin.
Hasil ini menambah catatan negatif Persipa Pati di Liga 2 musim 2023/2024, karena tidak mampu memaksimalkan pertandingan kandang dengan hasil kemenangan.
Baca Juga: Penggeledahan Rumah Bos Javatech di Winong Pati Oleh KPK Diklaim Tak Berkaitan Dengan Gapoktan
Hasil akhir ini sangat disesali baik oleh seluruh elemen tim termasuk para pemain.
Baca Juga: Angka Dispensasi Nikah di Pati Tembus 466 Kasus pada Tahun 2023 : Dipaksa Orang Tua hingga Hamil Duluan
“Satu poin ini menurut saya sangat rugi karena kita bermain di kandang. Di pertandingan ini kita kurang diberi keberuntungan saja. Kedepan kita akan berlatih lebih keras lagi untuk meraih hasil maksimal 3 poin,” ungkap kiper Persipa Pati, Abhirama.
Pelatih Persipa Pati Jan Saragih juga sependapat jika timnya kurang beruntung dalam pertandingan tersebut.
Jan Saragih menilai para pemainnya sudah bermain baik sejak awal.
Dari menit ke menit hingga menit akhir terus menciptakan peluang.
Persipa Pati memiliki dua peluang emas yang harusnya dapat berbuah gol, pada babak pertama peluang melalui sepakan terukur membentur mistar gawang, sedangkan pada babak kedua ada satu peluang yang hampir saja masuk namun membentur tiang gawang.
“Para pemain banyak menciptakan peluang, kita juga dapat peluang dari free kick, beberapa kali crossing juga. Tapi masih ada terburu-buru di depan kotak penalti. Saya rasa kreasi peluang pemain kita cukup bagus. Hanya (kurang beruntung) kita tidak bisa cetak gol, itu saja kekurangannya,” papar Jan Saragih.
Baca Juga: Penggeledahan Rumah Bos Javatech di Winong Pati Oleh KPK Dikaitkan dengan Gapoktan, Pihak Perusahaan Buka Suara
Sementara itu, pelatih Sulut United, Jaya Hartono mengaku bersyukur bisa mencuri satu poin dari tuan rumah, hal ini sesuai dengan harapan pemain yang bertekad mengambil poin di laga tandang.
“Alhamdulillah kami bisa curi poin. Memang tidak gampang main di sini. Kita juga banyak peluang, tim lawan juga banyak peluang. Satu poin ini sangat penting, di dalam babak play off ini setiap poin sangat penting apalagi kita bisa curi poin di kandang lawan,” papar Jaya Hartono.
Lebih lanjut pelatih kawakan di Liga Indonesia ini menilai para pemainnya bermain sangat disiplin.
Terutama di lini tengah dan lini belakang.
Hal itu menjadi kunci keberhasilan menahan imbang tuan rumah yang bermain sangat agresif sepanjang 90 menit.
“Instruksi untuk pressing di 15 menit awal juga berjalan dengan baik,” pungkasnya. (aua/khim)
Editor : Abdul Rokhim