Kerja sama ini untuk memfasilitasi para pemain sepakbola yang bernanung dalam Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), untuk mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan.
Untuk diketahui saat ini total sudah ada empat pemain sepak bola profesional yang sudah menjadi mahasiswa di kampus yang berada di Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil ini. Selain Andritany ada nama Ahmad Jufriyanto bek Persib Bandung, dan dua pemain timnas wanita, yaitu Safhira Ika dan Seva Imut.
Andritany senang bisa mendapatkan kesempatan berkuliah di Universitas Safin Pati. Menurutnya pendidikan bagi seorang atlet itu penting. Sebab pendidikan akan menjadi bekal yang penting bagi pesepak bola khususnya setelah selesai berkarir di lapangan hijau.
“Pendidikan ini menjadi bekal bagi pesepak bola pascapensiun. Sebagai upaya menyiapkan diri kita. Agar bisa survive meskipun sudah tidak aktif sebagai pemain bola. Atlet yang sukses itu yang bisa survive meskipun sudah pensiun,” paparnya.
Lebih lanjut dirinya juga merasa terbantu, karena proses perkuliahan yang “bersahabat”. Melalui program e-learning sehingga bisa mengikuti kuliah dari mana saja. “USP memberikan kemudahan belajar melalui online. Jadi masih bisa belajar di tengah kesibukan latihan dan pertandingan,” papar pria yang juga menjadi Presiden Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) ini.
Hal yang sama diungkapkan bek Persib Bandung Ahmad Jufriyanto, kemudahan dalam menjalani kuliah yang membuatnya tertarik untuk bisa kuliah di USP ini. “Secara waktu kami sebagai pesepakbola atau atlet agak sulit membagi waktu antara latihan dan belajar di bidang akademik, tapi dengan adanya proses belajar e-learning yang disediakan kampus ini menjadi memudahkan. Apalagi terbantu dengan dosen yang juga aktif dalam memberikan materi melalui media seperti WA dan lainnya,” kata pemain yang pernah menjadi langganan memperkuat timnas ini.
Ke depannya, pemain berpostur 182 sentimeter ini berharap akan ada lebih banyak pemain sepakbola yang mendapat kesempatan belajar ke jenjang yang lebih tinggi dan memiliki gelar akdemik. Untuk diketahui di APPI total ada 700-an member pemain sepakbola yang bermain di tiga kasta kompetisi sepak bola nasional. (aua/zen) Editor : Ali Mustofa