RADAR KUDUS - Honda Brio terus menempati posisi sebagai salah satu mobil terlaris di Indonesia.
Desain yang memikat, konsumsi bahan bakar yang efisien, hingga pengendalian yang gesit membuat city car ini diminati berbagai kalangan, terutama anak muda dan keluarga muda di perkotaan.
Namun di balik popularitasnya, sejumlah kekurangan tetap menjadi catatan penting bagi calon konsumen.
1. Fitur Masih Tertinggal dari Kompetitor
Salah satu sorotan utama terhadap Honda Brio terletak pada aspek fitur. Meskipun varian tertingginya, yakni RS CVT, telah dilengkapi sejumlah teknologi modern seperti dual airbags, keyless entry, tombol start/stop engine, hingga integrasi Apple CarPlay dan Android Auto, keunggulan tersebut belum mampu menyamai rival terdekatnya di segmen yang sama.
Sebagai perbandingan, Toyota Agya GR Sport CVT yang menjadi pesaing langsung telah menyematkan fitur-fitur lebih canggih, seperti paddle shift, mode berkendara Power, serta wireless charger untuk pengisian daya ponsel tanpa kabel.
Hal ini menjadikan Brio terlihat kurang kompetitif dalam hal kelengkapan fasilitas, terutama bagi konsumen yang mendambakan pengalaman berkendara modern dan praktis.
2. Kenyamanan Kabin Terganggu oleh Kebisingan
Isu lainnya yang kerap dikeluhkan pengguna Honda Brio adalah intrusi suara ke dalam kabin. Road noise atau suara dari permukaan jalan masih cukup terasa saat kendaraan melaju, sesuatu yang menjadi karakter umum pada beberapa lini mobil Honda.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Pick Up Second Harga Rp30 Jutaan, Cocok Untuk Pengusaha Pemula
Hal ini tentu menjadi gangguan tersendiri, terutama saat berkendara di jalan dengan permukaan kasar atau berbatu.
Tak hanya itu, suara hujan yang mengenai atap mobil juga dilaporkan cukup mengganggu, khususnya saat intensitas hujan tinggi.
Suara deras air hujan yang menabrak permukaan atap terasa masuk langsung ke dalam kabin, yang bisa mengurangi kenyamanan penumpang, terutama saat melakukan perjalanan jauh atau berkendara di tengah cuaca buruk.
Keseimbangan Antara Kelebihan dan Kekurangan
Meski demikian, perlu diakui bahwa kekurangan tersebut masih terbilang kecil jika dibandingkan dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan Brio.
Mobil ini tetap unggul dalam hal efisiensi bahan bakar, kualitas pembuatan yang solid, serta kemudahan manuver di tengah kemacetan kota besar.
Baca Juga: Harga Mobil Isuzu Panther Bekas di 2025, Raja Tanjakan Mobil Second
Namun, bagi konsumen yang mengutamakan fitur melimpah dan kenyamanan kabin, ada baiknya mempertimbangkan lebih dalam sebelum menjatuhkan pilihan. Pasar city car memang semakin kompetitif, dan setiap detail bisa menjadi penentu keputusan akhir. (*)
Editor : Ali Mustofa