Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

El Nino 2026 Makin Dekat, WMO Beri Peringatan

A
Penulis: Anita Fitriani❯
Ilustrasi kekeringan (Foto: Istock)
Ilustrasi kekeringan (Foto: Istock)

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

RADAR KUDUS — Organisasi Meteorologi Dunia atau WMO telah mengingatkan bahwa fenomena El Nino sedang mulai terbentuk di Samudra Pasifik tropis dan diperkirakan akan muncul dalam waktu dekat.

Dalam informasi terbaru yang dirilis pada awal Juni 2026, WMO menyatakan bahwa kemungkinan terjadinya El Nino antara bulan Juni dan Agustus mencapai 80 persen, dan kemudian meningkat menjadi sekitar 90 persen pada periode selanjutnya.

Advertisement

WMO menjelaskan bahwa tanda-tanda El Nino mulai terlihat dari lonjakan suhu permukaan laut di wilayah Pasifik ekuator.

Kondisi ini mengindikasikan adanya perubahan cuaca yang menuju pembentukan El Nino, meskipun kapan tepatnya puncaknya masih memiliki ketidakpastian.

Dalam keterangannya, WMO mengungkapkan bahwa sebagian besar model ramalan menunjukkan intensitas minimal El Nino di level moderat, dengan kemungkinan untuk berkembang menjadi lebih kuat.

Ini berarti bahwa pengaruhnya dalam beberapa bulan mendatang mungkin akan lebih terasa pada pola suhu dan curah hujan di berbagai belahan dunia.

Advertisement

Artikel Terkait

Waspada El Nino Menguat, WMO Sebut Peluang Terjadi Mencapai 80 Persen

Waspada El Nino Menguat, WMO Sebut Peluang Terjadi Mencapai 80 Persen

Organisasi Meteorologi Dunia atau WMO menginformasikan bahwa kemungkinan terjadinya El Nino antara bulan Juni hingga Agustus 2026 mencapai 80 persen.

Musim Hujan Mundur Akibat El Nino Menguat, BMKG: Waspada Karhutla dan Krisis Air

Musim Hujan Mundur Akibat El Nino Menguat, BMKG: Waspada Karhutla dan Krisis Air

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan periode 2026–2027 di Indonesia mengalami kemunduran dari pola normalnya.

Awal Musim Hujan 2026–2027 Diprediksi Mundur, BMKG Beberkan Penyebabnya

Awal Musim Hujan 2026–2027 Diprediksi Mundur, BMKG Beberkan Penyebabnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan periode 2026–2027 di sebagian besar wilayah Indonesia akan datang lebih lambat atau mundur dibandingkan rata-rata klimatologisnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer