Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persijap Jepara Tantang Bali United di Gianyar, Laga Penentuan Keluar dari Zona Bawah

Fikri Thoharudin • Jumat, 27 Februari 2026 | 17:37 WIB

SENGIT: Persijap Jepara diprediksi akan memberikan permainan sengit saat melawan Bali United pada Sabtu (28/2) 20.30. Terlebih pemain ujung tombak Iker Guarrotxena dan penyerang Bali Boris Kopitovic.
SENGIT: Persijap Jepara diprediksi akan memberikan permainan sengit saat melawan Bali United pada Sabtu (28/2) 20.30. Terlebih pemain ujung tombak Iker Guarrotxena dan penyerang Bali Boris Kopitovic.

GIANYAR — Hasil yang diraih Persib Bandung atas Madura United dengan skor 5-0 pada laga Kamis (26/2), mengubah peta persaingan di papan klasemen Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. 

Kemenangan itu membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen. Sekaligus membuka peluang pergeseran posisi di papan tengah dan bawah. 

Dalam situasi inilah, laga Persijap Jepara kontra Bali United pada Sabtu (28/2) 20.30 sangat menentukan.

Bagi Persijap, pertandingan ini bukan sekadar duel tandang biasa, namun tangga untuk naik dari papan bawah.

Hingga pekan ke-22/23, klasemen menunjukkan jarak poin yang relatif tipis di papan tengah hingga papan bawah. 

Persijap saat ini berada di posisi ke-16 dengan koleksi 18 poin, hanya terpaut tipis dari beberapa tim di atasnya. PSBS Biak juga memiliki poin 18, Madura United 20, PSM Makassar 23, serta Persik 26 poin.

Di sisi lain, Bali United menempati peringkat ke-11 dengan 29 poin. Meski berada di papan tengah, performa Serdadu Tridatu belum stabil dalam lima laga terakhir.

Bali United imbang 3-3 saat melawan PSIM Yogyakarta pada Senin (23/2). Kalah 1-0 atas Persija Jakarta. Lalu kalah 3-1 atas Persebaya Surabaya. Kalah 3-2 dari Persik Kediri. Serta imbang 3-3 saat melawan Semen Padang.

Sementara Persijap menunjukkan tren yang cenderung positif. Dalam laga sebelumnya pada Sabtu (21/2) menang 3-1 atas Persebaya Surabaya. Sekalipun kalah dengan Malut United 4-0, Persijap menang atas Madura United 1-0. Kalah daei Arema 1-0, tapi Persijap menang dari PSM Makassar 2-0.

Kondisi ini menciptakan celah kompetitif yang bisa dimanfaatkan Persijap.

Jika mampu mencuri kemenangan di Gianyar, Persijap berpotensi, menambah tiga poin menjadi 21. Mendekati kelompok aman. Mengurangi jarak dengan PSBS Biak dan Madura United. Peluang keluar dari zona degradasi.

Kemenangan besar Persib atas Madura United, tidak hanya berdampak pada perebutan gelar juara. Tetapi juga memberikan efek domino di papan bawah.

Kompetisi belum tertutup bagi siapa pun. Banyak peluang dan kemungkinan.

Secara statistik, masalah utama Persijap musim ini terletak pada performa tandang. Minimnya poin di luar kandang membuat mereka tertahan di papan bawah meski cukup solid saat bermain di Jepara.

Bali Unired menjadi tim papan tengah yang rawan terguncang. Kekalahan menjadikannya dapat tergelincir ke papan bawah. 

Jika Persijap menang, bisa naik 1 hingga 2 peringkat. Ini akan mendekati zona aman. Menambah kesehatan mental tim.

Apabila seri, poin menjadi 19. Tertahan. Berisiko terdegradasi. Jika kalah, persaingan ke depan akan lebih berat.

Namun Persijap diuntungkan dalam laga melawan Bali United. Bek Laskar Tridatu, Joao Ferrari absen. Sebab terkena kartu merah saat melawan PSIM dalam laga sebelumnya.

Namun ujung tombaknya pun masih bisa membawa petaka. Seperti Boris Kopitovic sebagai penyerang. Sayap kanan-kiri terdapat Irfan Jaya dan Rahmat Arjuna. Gelandangnya pun juga dapat membahayakan Tim Receveur dan Tepperi Yachida.

Head Coach Persijap Jepara Mario Lemos menyampaikan Bali United bukan tim yang lemah. Tapi tim papan tengah yang punya pemain yang bakoh.

Kendati demikian, datang sebagai tim promosi, Persijap telah melewati kekalahan dan kemenangan. Tapi kini mulai menunjukkan konsistensi.

"Kami akan berusaha maksimal untuk mendapatkan poin. Apalagi posisi saat ini masih berada di papan bawah," ucapnya saat pre-match press conference (PMPC) pada Jumat (27/2).

Para pemain dalam keadaan bugar, fit. Serta all out, untuk menggempur Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.

"Saya merasa Bali United tim bagus, kalau mau curi poin harus kerja keras. Harus bermain 100 persen (maksimal). Karena Bali United juga akan tampil maksimal. Tapi itu tidak jadi persoalan, kami akan fokus bermain," imbuhnya.

Pemain Persijap Borja Martinez menyampaikan ia bersama kawan-kawannya siap bertanding dalam laga tandang tersebut.

"Kalau mau curi poin di sini harus tampil maksimal. Memanfaatkan kesempatan, serangan baik, harus tampil kompak," ucapnya.

Meskipun bermain tanpa penonton, menurutnya bukan hal yang begitu berarti. "Saya yakin apa yang telah diarahkan pelatih jadi modal untuk meraih poin bagi Persijap," tandasnya.(fik)

Prediksi Susunan Pemain dan Formasi:

Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos (4-5-1)

Sendri Johansyah; Firman Ramadhan, José Luis Espinosa Arroyo (Tiri), Diogo Brito, Adzikry Fadlillah; Franca, Herrera, Martinez, Wahyudi Hamisi (C), Lucas Morelatto; Iker Guarrotxena.

Pelatih Bali United FC Johnny Jansen (4-3-3)

Hauptmeijer; Tjihmen Goppel, Arel Kadek, Dwi Febrianto, Ricky Fajrin; Kadek Agung, Tim Receveur, Yachida; Arjuna, Kopitovic, Irfan Jaya .

Editor : Mahendra Aditya
#persijap #bali #BRI Super League