RADAR KUDUS - Pertandingan antara Malut United vs Persijap Jepara di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Jumat (13/2) pukul 19.00 WIB, diprediksi menjadi duel krusial dengan tensi tinggi.
Laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga soal arah musim bagi kedua tim.
Bagi tuan rumah, ini momentum untuk kembali ke jalur kemenangan.
Sementara bagi tim tamu, partai tandang ini ibarat final dini demi menjaga asa keluar dari zona merah.
Malut United Masih Kokoh di Papan Atas
Hingga pekan ke-20, Malut United mengoleksi 37 poin dan bertengger di posisi keempat klasemen sementara.
Tim berjuluk Laskar Kie Raha tersebut mencatatkan 11 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 5 kekalahan.
Namun performa mereka dalam dua laga terakhir memunculkan tanda tanya.
Kekalahan 1-2 dari Bhayangkara FC di kandang serta tumbang 0-2 saat bertamu ke markas Persib Bandung menunjukkan adanya penurunan konsistensi.
Secara statistik, lini serang Malut tetap berbahaya. David da Silva sudah mencatatkan 9 gol dan 4 assist, sementara Ciro Alves mengoleksi 8 gol musim ini.
Kombinasi keduanya menjadi tulang punggung produktivitas tim asuhan Hendri Susilo.
Meski demikian, sejumlah pengamat menilai Malut masih terlalu bergantung pada pemain asingnya. Ketika intensitas permainan Ciro dan David menurun, daya dobrak tim ikut merosot.
Selain itu, lini belakang mereka kerap kesulitan menghadapi skema serangan cepat dan transisi agresif.
Persijap Datang dengan Mental Bangkit
Berbeda dengan Malut, posisi Persijap Jepara masih mengkhawatirkan.
Mereka baru mengoleksi 15 poin dari 4 kemenangan, 3 imbang, dan 13 kekalahan, menempatkan tim di peringkat ke-17.
Namun ada secercah harapan. Meski sempat kalah 0-1 dari Arema, Persijap mampu bangkit dengan kemenangan tipis 1-0 atas Madura United di kandang. Hasil tersebut menjadi suntikan moral jelang laga berat di Ternate.
Pelatih Divaldo Alves menekankan pentingnya kesabaran dan kontrol tempo.
Dalam beberapa pertandingan ketika Persijap mampu menjaga ritme, seperti saat menundukkan PSM Makassar 2-0, efektivitas serangan mereka meningkat signifikan.
Kini Persijap tidak lagi bertumpu pada satu nama di lini depan. Charlos Franca mendapat sokongan dari Iker Guarrotxena, Alexis Gomez, dan Martinez. Variasi serangan menjadi lebih dinamis, tidak mudah terbaca seperti di awal musim.
Di sektor pertahanan, kehadiran Lucas Morelatto memberi stabilitas baru bersama Diogo Brito. Kombinasi ini mulai menunjukkan koordinasi yang lebih solid, terutama dalam mengantisipasi bola-bola udara dan duel satu lawan satu.
Kunci Pertandingan: Tempo dan Transisi
Secara taktik, laga ini diperkirakan berjalan dengan pola berbeda. Malut United cenderung memainkan formasi 4-3-3 dengan pressing tinggi dan eksploitasi sayap.
Sementara Persijap berpotensi lebih realistis lewat 4-4-2, mengandalkan blok bertahan rapat dan serangan balik cepat.
Celakanya bagi Malut, lini belakang mereka beberapa kali terlihat lambat dalam mengantisipasi pergerakan cepat penyerang lawan.
Persijap bisa memanfaatkan celah tersebut melalui kombinasi umpan terobosan dan eksploitasi ruang di belakang bek sayap.
Jika Persijap mampu menjaga disiplin, meminimalkan kesalahan individu, dan efektif dalam transisi, peluang mencuri poin tetap terbuka.
Sebaliknya, apabila Malut mampu mencetak gol cepat, laga bisa berubah menjadi tekanan panjang bagi tim tamu.
Prediksi Susunan Pemain
Persijap Jepara (4-4-2)
Pelatih: Divaldo Alves
Sendri Johansyah; Firman Ramadhan, Lucas Morelatto, Diogo Brito, Rizki Hidayat; Borja Herrera, Wahyudi Hamisi (C), Alexis Gomez, Martinez; Iker Guarrotxena, Charlos Franca.
Malut United (4-3-3)
Pelatih: Hendri Susilo
Alan Bernardon; Igor Inocencio, Nilson, Gustavo Franca, Safrudin Tahar; Tyronne del Pino, Lestusen, Putra; Ciro Alves, David da Silva, Taufik Rustam.
Prediksi Skor
Melihat kualitas materi pemain dan keuntungan bermain di kandang, Malut United tetap lebih diunggulkan.
Namun Persijap sedang dalam fase bangkit dan memiliki motivasi besar untuk keluar dari tekanan degradasi.
Jika laga berjalan terbuka, skor 2-1 untuk Malut United cukup realistis.
Tetapi jika Persijap berhasil memaksakan tempo lambat dan efektif dalam counter attack, hasil imbang 1-1 bukan hal mustahil.
Yang jelas, duel di Ternate ini akan menjadi salah satu laga penentu arah musim kedua tim—apakah Malut tetap di jalur papan atas, atau Persijap mulai merajut kebangkitan.
Editor : Mahendra Aditya