Berikut detail lengkap siapa saja mereka, dari mana asal klubnya, serta posisi utama mereka di musim baru.
1. Tegar Infantrie – Gelandang Bertahan, Kembali ke Rumah
Tegar Infantrie menjadi salah satu nama yang pertama diumumkan oleh PSIS. Gelandang bertahan ini kembali ke Semarang setelah memperkuat Persita Tangerang di kompetisi sebelumnya. Keahliannya dalam meredam serangan lawan serta distribusi bola di lini tengah diharapkan dapat menambah stabilitas di area permainan tengah PSIS.
2. Gustur Cahyo Putro – Bek Kanan Berpengalaman
PSIS juga menyambut kedatangan bek kanan Gustur Cahyo Putro. Pemain yang sebelumnya memperkuat PSMS Medan ini dikenal solid dalam membantu pertahanan sekaligus memberikan overlapping di sisi kanan saat menyerang. Kehadirannya memberikan pilihan baru di sektor pertahanan sayap.
3. Fahmi Al-Ayyubi – Sayap Kanan Dinamis
Fahmi Al-Ayyubi adalah rekrutan yang menambah variasi di lini depan. Sebagai winger berpengalaman, ia dikenal memiliki kecepatan dan dribel tajam yang bisa memecah pertahanan lawan. Fahmi datang dari Gresik United dan langsung siap menjadi opsi di sektor sayap PSIS.
4. Wawan Febrianto – Sayap Kiri Konsisten
PSIS mendatangkan Wawan Febrianto dari Persela Lamongan untuk memperkuat sektor kiri. Pemain sayap ini memiliki pengalaman panjang di sepak bola Indonesia dan dinilai mampu memberikan kreativitas serta ancaman gol dari sisi kiri.
5. Ocvian Chanigio – Gelandang Serang Kreatif
Ocvian Chanigio, yang sempat memperkuat Persela Lamongan, hadir untuk membawa ide-ide segar di lini tengah menyerang PSIS. Posisi gelandang serang membuatnya menjadi ujung tombak penyokong serangan dan penghubung antara lini tengah dan penyerang.
6. Alberto “Beto” Goncalves – Striker Legenda yang Masih Tajam
PSIS menggaet striker veteran Alberto Goncalves, eks Persela Lamongan, dengan reputasi sebagai pencetak gol ulung. Meskipun usianya sudah tidak muda, pengalaman dan naluri golnya tetap menjadi aset penting bagi PSIS dalam perburuan poin krusial.
7. Esteban Gabriel Vizcarra – Sayap Berpengalaman
Vizcarra menjadi tambahan pengalaman di sayap PSIS. Pemain naturalisasi ini dikenal memiliki naluri goleador dan bisa menjadi mesin kreatif di lini serang. Kehadirannya sekaligus memperlihatkan ambisi PSIS meracik tim yang seimbang antara pengalaman dan dinamika permainan.
8. Otavio Dutra – Bek Tengah Tangguh
Bek tengah berpengalaman Otavio Dutra didatangkan untuk memperkokoh barisan pertahanan. Sebagai pemain yang telah malang melintang di sepak bola Indonesia, Dutra menjadi pilihan bagi PSIS untuk menambah kedalaman dan stabilitas lini belakang.
Raffinha, Denilson dan Simanca, Legiun asing PSIS Semarang terbaru
9. Aldair Simanca – Bek Tengah Asing dari Borneo FC
PSIS juga mendatangkan bek asing Aldair Simanca Peña dengan status pinjaman dari Borneo FC. Bek asal Kolombia ini memiliki postur tinggi dan pengalaman internasional yang diharapkan mampu memperbaiki kelemahan pertahanan PSIS yang kerap diuji lawan.
Kiper baru PSIS Semarang, Mario Londok yang ditransfer dari Persela Lamongan
10. Mario Londok – Kiper Andalan dari Persela Lamongan
Perburuan pemain PSIS tidak berhenti di lini serang maupun tengah. Kiper Mario Londok dibajak dari Persela Lamongan untuk memperketat sektor bawah mistar. Ia diharapkan menjadi pilihan utama di bawah mistar dan meningkatkan kepercayaan diri lini belakang.
Denilson, pemain asing terbaru dari PSIS
11. Denilson Rodrigues – Gelandang Asal Brasil
PSIS semakin agresif mendatangkan pemain asing dengan mendatangkan gelandang asal Brasil, Denilson Rodrigues Roldão. Pemain ini sebelumnya memperkuat klub Uruguay CA Atenas dan memiliki pengalaman di liga-liga internasional. Ia diproyeksikan menjadi pengatur ritme permainan di tengah.
Raffinha pemain terbaru PSIS Semarang
12. Raffinha – Penyerang Eks PSIM yang Tajam
Yang terbaru, PSIS resmi meminjam penyerang Raffinha dari PSIM Jogja. Rafinha dikenal tajam di depan gawang setelah mencetak banyak gol dan membantu timnya promosi ke Super League.
Kedatangannya diharapkan menambah opsi gol yang dibutuhkan Mahesa Jenar.
Langkah PSIS mendatangkan begitu banyak wajah baru mencerminkan ambisi besar manajemen untuk segera keluar dari zona degradasi dan merangkai kompetisi yang lebih stabil.
Kebijakan ini juga dipengaruhi oleh akuisisi kepemilikan klub oleh pihak baru yang ingin membawa perubahan fundamental dalam performa tim.
Sebagian besar rekrutan mendukung lini pertahanan dan serangan secara signifikan, dengan beberapa nama berpengalaman seperti Goncalves dan Vizcarra menunjukkan bahwa PSIS menempatkan keseimbangan antara pemain matang dan talenta baru.
Namun tantangan berikutnya adalah bagaimana menggabungkan chemistry antar pemain baru dan lama serta membuat strategi pelatih bekerja efektif dalam kompetisi yang tetap sengit.