Pemeriksaan Post Mortem Kurban di Grobogan, Temukan Cacing Hati pada Sapi di Toroh, Geyer dan Klambu

GROBOGAN — Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Grobogan menemukan kasus cacing hati pada sapi kurban di dua wilayah berbeda, yakni Kecamatan Toroh dan Geyer, saat pemeriksaan post mortem Iduladha 2026.
Pemeriksaan dilakukan tim Disnakkan Grobogan. Mereka memastikan daging dan organ hewan kurban aman dikonsumsi masyarakat.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Disnakkan Grobogan drh Andreas Iwan Suseno mengatakan, temuan pertama didapat dari wilayah Boloh, Kecamatan Toroh.
Berdasarkan laporan dari perangkat desa setempat, petugas menemukan organ hati sapi yang terinfeksi cacing hati sehingga disarankan untuk dimusnahkan.
“Laporan dari Pak Carik, ditemukan cacing hati pada organ hewan kurban. Untuk bagian yang terinfeksi disarankan dimusnahkan,” ujar drh. Andreas.
Temuan serupa juga ditemukan di masjid di Desa Monggot, Kecamatan Geyer.
Di lokasi tersebut, petugas memeriksa dua ekor sapi dan 14 ekor kambing.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan satu ekor sapi terindikasi cacing hati pada bagian organ dalam," imbuhnya.
Kemudian cacing hati juga ditemukan pada sapi di Desa Ledokdawan Kecamatan Geyer. Serta di Masjid Desa Selojari Kecamatan Klambu.
Secara keseluruhan, hingga pemeriksaan sementara, Disnakkan Grobogan telah memeriksa sedikitnya 21 ekor sapi dan 176 ekor kambing di sejumlah titik penyembelihan hewan kurban.



