Jakarta – Tahun baru belum genap sepekan, tetapi atmosfer kompetisi sepak bola nasional sudah kembali memanas. BRI Super League 2025/2026 resmi melanjutkan persaingan mulai Sabtu, 3 Januari 2026, dengan rangkaian laga pekan ke-16 yang sarat tensi dan kepentingan klasemen.
Sebanyak sembilan pertandingan akan digelar hingga Senin (5/1). Namun sorotan utama tertuju pada dua laga krusial: Persija Jakarta vs Persijap Jepara serta Persik Kediri vs Persib Bandung.
Dua pertandingan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal momentum, mental tim, dan peta kekuatan menuju laga-laga besar berikutnya.
Baca Juga: Persebaya Menang Setelah 4 Laga Imbang, Persijap Jadi Korban
Persija Ingin Jaga Aura SUGBK
Persija Jakarta kembali ke kandang kebanggaannya, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), untuk menjamu Persijap Jepara pada Sabtu sore pukul 15.30 WIB. Bermain di stadion megah itu memberi keuntungan psikologis besar bagi Macan Kemayoran.
Statistik kandang Persija di SUGBK belakangan ini terbilang impresif. Mereka sukses mengamankan kemenangan meyakinkan atas PSIM Yogyakarta (2-0) dan Bhayangkara Presisi Lampung FC (3-0). Dua hasil tersebut mempertegas bahwa Persija menjadikan SUGBK sebagai benteng yang sulit ditembus.
Laga kontra Persijap menjadi ujian konsistensi. Di atas kertas, Persija diunggulkan. Namun Super League musim ini berkali-kali menunjukkan bahwa posisi klasemen tidak selalu mencerminkan hasil akhir di lapangan.
Persijap Datang Tanpa Beban
Bagi Persijap Jepara, lawatan ke Jakarta bukan sekadar laga biasa. Menghadapi tim besar di stadion nasional memberi motivasi ekstra bagi tim tamu. Dengan status non-unggulan, Persijap justru berpotensi bermain lepas dan mengejutkan.
Inilah angle yang sering luput dari sorotan: tekanan justru berada di pihak tuan rumah. Persija dituntut menang, sementara Persijap hanya perlu tampil disiplin dan memanfaatkan celah sekecil apa pun.
Baca Juga: Klasemen Super League Dipenghujung 2025, Persib di Puncak, Big 4 Terpaut Poin Tipis
Persib Bidik Konsistensi di Kediri
Di laga lain yang tak kalah menarik, Persib Bandung bertandang ke Stadion Brawijaya, Kediri, menghadapi Persik pada Senin malam (5/1) pukul 19.00 WIB. Maung Bandung datang dengan modal kepercayaan diri tinggi.
Tim asuhan Bojan Hodak menutup tahun 2025 dengan dua kemenangan beruntun di kandang, masing-masing atas Bhayangkara FC (2-0) dan PSM Makassar (1-0). Yang lebih penting, Persib mencatatkan clean sheet di dua laga tersebut—sebuah sinyal kuat bahwa lini pertahanan mereka sedang solid.
Hasil itu membawa Persib ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 34 poin, menggeser Borneo FC yang sebelumnya memimpin.
Persik Tak Ingin Jadi Korban
Namun Persik Kediri bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata, terlebih saat bermain di hadapan publik sendiri. Stadion Brawijaya dikenal kerap menghadirkan tekanan besar bagi tim tamu, terutama di laga malam.
Persik dipastikan mengincar poin maksimal, bukan hanya untuk memperbaiki posisi, tetapi juga untuk membuktikan bahwa mereka masih relevan dalam persaingan papan atas. Bagi Persib, laga ini bukan sekadar tandang biasa, melainkan ujian mental jelang duel klasik.
Pemanasan Menuju Laga Klasik
Menariknya, pertandingan pekan ke-16 ini menjadi pemanasan terakhir bagi Persija dan Persib sebelum keduanya bertemu dalam laga klasik jilid pertama musim ini pada 11 Januari 2026.
Derbi paling panas di Indonesia itu dipastikan menyedot perhatian nasional, terlebih karena kedua tim sedang berada dalam performa terbaik. Saat ini, Persib memimpin klasemen dengan 34 poin, sementara Persija membuntuti di posisi ketiga dengan 32 poin.
Hasil di pekan ke-16 akan sangat memengaruhi atmosfer dan tekanan jelang duel akbar tersebut.
Baca Juga: Jarak Dua Poin, Persija Mulai Menekan: Persib dan Borneo FC Tak Lagi Aman
Borneo FC dan Ancaman Pergeseran Klasemen
Tak hanya Persija dan Persib, Borneo FC Samarinda juga punya kepentingan besar. Mereka berpeluang merebut kembali puncak klasemen jika mampu menaklukkan PSM Makassar pada Sabtu sore pukul 15.30 WIB.
Di waktu yang sama, publik juga akan disuguhi Derbi Suramadu antara Madura United kontra Persebaya Surabaya—laga yang hampir selalu menghadirkan emosi tinggi dan intensitas keras.
Pekan Penentu Arah Kompetisi
Pekan ke-16 bukan sekadar lanjutan kompetisi. Ini adalah titik awal penentuan arah di paruh kedua musim. Tim-tim papan atas ingin mengamankan posisi, sementara tim papan tengah dan bawah berusaha menghindari tertinggal terlalu jauh.
Awal tahun 2026 menjadi momen krusial: siapa yang siap secara mental, fisik, dan taktik akan melaju; siapa yang lengah berisiko terseret arus persaingan.
Jadwal Lengkap BRI Super League Pekan ke-16
Sabtu, 3 Januari 2026
-
Borneo FC vs PSM Makassar (15.30 WIB)
-
Persija Jakarta vs Persijap Jepara (15.30 WIB)
-
Madura United vs Persebaya Surabaya (19.00 WIB)
Minggu, 4 Januari 2026
-
Malut United vs PSBS Biak (13.30 WIB)
-
Persis Solo vs Persita Tangerang (15.30 WIB)
-
PSIM Yogyakarta vs Semen Padang FC (15.30 WIB)
-
Bali United vs Arema FC (19.00 WIB)
Senin, 5 Januari 2026
-
Bhayangkara FC vs Dewa United (15.30 WIB)
-
Persik Kediri vs Persib Bandung (19.00 WIB)