RADAR KUDUS - Laga Persebaya Surabaya kontra Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo tak langsung berjalan mulus bagi tuan rumah.
Di menit-menit awal, sebuah kesalahan di lini belakang Persebaya nyaris berbuah petaka. Persijap sempat mengancam, namun ketenangan bek terakhir Bajul Ijo menyelamatkan situasi.
Setelah itu, pertandingan berjalan alot. Sekitar 15 menit awal diwarnai duel keras di lini tengah, dengan alur serangan kedua tim kerap terputus sebelum berkembang menjadi peluang matang.
Baca Juga: Full Time, Persebaya Hantam Persijap 4-0, Amarah Bajul Ijo Tumpah di GBT!
Persijap Menggigit Lebih Dulu
Justru Persijap yang lebih dulu menciptakan ancaman serius. Pada menit ke-19, Carlos Franca melepaskan tembakan keras yang membuat publik tuan rumah terdiam.
Bola menghantam mistar gawang Persebaya, menjadi peringatan keras bahwa Persijap tidak datang untuk menyerah.
Momen tersebut sempat menggoyang konsentrasi Persebaya. Namun ketenangan tuan rumah kembali hadir beberapa menit kemudian.
Baca Juga: Persebaya Mengamuk di GBT! Persijap Jepara Dibantai 4-0, Bajul Ijo Akhiri Puasa Kemenangan
Penalti, VAR, dan Titik Balik
Menit ke-22 menjadi titik krusial. Francisco Rivera dilanggar di kotak penalti oleh Rizki Hidayat. Wasit Yudi Nurcahya menunjuk titik putih, meski sempat berdiskusi dengan tim VAR. Keputusan tak berubah, penalti tetap diberikan.
Bruno Moreira yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan dingin. Tendangan penalti yang terukur mengecoh kiper Persijap dan membawa Persebaya unggul 1-0 pada menit ke-26. Gol ini mengubah wajah pertandingan.
Sundulan Leo Lelis Perlebar Keunggulan
Kepercayaan diri Persebaya meningkat pesat. Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah hasil lagi di menit ke-38.
Leo Lelis menyundul bola hasil sepak pojok Rivera dengan presisi, menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Skor tersebut bertahan hingga jeda, mencerminkan efektivitas Persebaya meski laga berlangsung ketat.
Gol Dianulir dan Mental Persijap Runtuh
Babak kedua dibuka dengan peluang emas bagi Persijap. Sudi Abdallah yang berdiri bebas gagal memanfaatkan sundulan di menit ke-48.
Enam menit kemudian, Persebaya merespons lewat tembakan Malik Risaldi yang masih bisa ditepis kiper lawan.
Drama terjadi di menit ke-58. Persijap sempat merayakan gol Sudi Abdallah, namun kegembiraan itu sirna setelah wasit menganulir gol karena offside. Keputusan tersebut menjadi pukulan telak bagi mental tim tamu.
Persebaya Mengunci Kemenangan
Setelah tempo sempat melambat, Persebaya kembali menggigit di menit ke-81. Francisco Rivera mencatatkan namanya di papan skor lewat penyelesaian tajam.
Empat menit berselang, Mihailo Perovic menutup laga dengan gol keempat, memastikan kemenangan mutlak 4-0.
Peluit akhir menandai malam dominasi Bajul Ijo. Persebaya bukan hanya menang besar, tetapi juga menunjukkan kematangan dalam mengelola tekanan, memanfaatkan peluang, dan bertahan dari momen krusial.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat kebangkitan Persebaya di Super League, sementara Persijap harus pulang dengan banyak pekerjaan rumah usai satu gol mereka dianulir dan peluang emas terbuang.
Editor : Mahendra Aditya