Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pratama Arhan Absen Berduka, Muncul Sosok Berdarah Indonesia Lain di Skuad Bangkok United! Siapa Dia?

Mahendra Aditya Restiawan • Kamis, 11 Desember 2025 | 01:42 WIB

 

Sutrisno (kiri) ayah Pratama Arhan dan Surati  (kanan) Ibu Pratama Arhan
Sutrisno (kiri) ayah Pratama Arhan dan Surati (kanan) Ibu Pratama Arhan

RADAR KUDUS - Pertandingan Persib Bandung kontra Bangkok United di fase terakhir Grup G Liga Champions Asia 2 2025/26 mendadak punya tensi emosional yang berbeda.

Bukan soal perebutan posisi—karena kedua tim sudah mengantongi tiket 16 besar—melainkan absennya salah satu pemain yang paling ditunggu publik Indonesia: Pratama Arhan.

Bek kiri 23 tahun itu sedang berada di Indonesia bukan untuk bertanding, tetapi untuk menjalani masa berkabung. Ayahnya meninggal dunia di Blora, membuat Arhan mesti meninggalkan Thailand dan absen pada laga Bangkok sebelumnya melawan Chiangrai.

Baca Juga: Bangkok United Sudah Lolos, Persib Bandung Masih Bertaruh Nyawa: Siapa yang Tersandung di Malam Penentuan Grup G?

Kepergian ini bukan sekadar kehilangan tenaga, tetapi juga kehilangan magnet penonton. Pertemuan Persib vs Bangkok United seharusnya menjadi penampilan perdana Arhan di tanah air setelah beberapa tahun berkarier di Jepang, Korea Selatan, dan kini Thailand.

Namun situasinya berubah. Arhan mungkin hadir di stadion, tetapi peluangnya tampil sangat kecil.

Justru di tengah sorotan absennya Arhan, Bangkok United melakukan manuver yang tak disangka publik Indonesia.

Mereka membawa pemain keturunan Indonesia lainnya—sosok yang selama ini tidak masuk radar sepak bola nasional.

Dan inilah angle besar yang belum disentuh media lain.

Ilias Alhaft - Bangkok United
Ilias Alhaft - Bangkok United

Munculnya Alhaft: Amunisi Berdarah Indonesia yang Tak Terduga

Namanya Ilias Alhaft, penyerang 28 tahun yang kini mengenakan seragam Bangkok United. Ia masih memegang paspor Belanda, tetapi darah Nusantara mengalir kuat dari jalur ibunya.

Dalam konferensi pers jelang laga, Alhaft sendiri yang membuka identitasnya.

“Saya sangat bersemangat bermain di sini. Darah Indonesia saya dari ibu, kakek, dan nenek,” ujarnya, seperti dikutip dari rilis resmi klub.

Bagi banyak pendukung Indonesia, nama ini terdengar asing. Namun rekam jejaknya tidak biasa. Alhaft tercatat sempat membela Almere City dan jadi bagian dari sejarah klub tersebut ketika promosi ke Eredivisie 2022/23. Di momen itu, ia bahkan membentangkan bendera Merah Putih—sebuah gestur yang sempat viral, tetapi menghilang tanpa lanjutan.

Kini, jejak itu kembali hidup.

Pertandingan ini bisa menjadi momen unik:
dua pemain berdarah Indonesia tampil di kubu lawan Persib pada laga Liga Champions Asia—meski salah satunya absen karena duka.

Sebelumnya, pemain turunan Indonesia di klub asing yang tampil di Indonesia bukan hal luar biasa, tetapi konteks Bangkok United membuatnya berbeda. Mereka kini punya “identitas Indonesia ganda”:

  1. Pratama Arhan – WNI, mantan pemain PSIS, kini kiprah internasional.

  2. Ilias Alhaft – Penyerang berdarah Indonesia yang berpotensi memperkuat Timnas di masa depan jika pilih berganti kewarganegaraan.

Inilah alasan laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Ia membawa nuansa emosional, genealogis, dan tentu saja—narasi kedekatan Indonesia yang tidak disadari sebelumnya.

Baca Juga: Ada Darah Indonesia di Tim Bangkok United! Ilias Alhaft Pulang Kampung dengan Misi Mengalahkan Persib

Marc Klok - Persib Bandung
Marc Klok - Persib Bandung

Persib dan Bangkok: Sama Poin, Beda Kepentingan

Kedua tim mengoleksi poin yang sama (10 poin), tetapi Bangkok sudah dipastikan lolos karena unggul head-to-head atas Lion City Sailors. Persib masih perlu poin untuk mengunci status juara grup.

Meski terlihat seperti laga formalitas bagi Bangkok, membawa Alhaft ke konferensi pers menunjukkan niat:
Bangkok tetap ingin tampil penuh harga diri meski tanpa Arhan.

Pelatih Totchtawan Sripan bahkan menegaskan bahwa atmosfer stadion Persib adalah salah satu yang paling dinantikan para pemainnya.

Dan di sinilah Alhaft mengambil panggung.

Profil Singkat Alhaft: Pemain yang Pernah Dilatih Nama Familiar di Indonesia

Saat Almere City promosi ke Eredivisie, siapa pelatihnya?

Nama yang tidak asing untuk publik Indonesia: Alex Pastoor.
Pelatih yang pernah dikaitkan dengan sejumlah klub Indonesia dan dikenal dengan filosofi sepak bola modern.

Ini membuat jejak karier Alhaft semakin menarik, karena latar belakang pelatihannya sangat relevan untuk level Liga Champions Asia.

Jika Alhaft mendapat menit bermain di Bandung, ia bisa menunjukkan kualitas yang membedakannya dari pemain asing lain di liga Thailand.

Apakah Arhan Berpeluang Tampil?

Ada rumor bahwa Arhan tetap akan hadir di stadion, meski tidak bermain. Kehadirannya bisa mendongkrak animo suporter, tetapi secara profesional Bangkok United tampaknya tidak ingin memaksakan kondisi psikologis sang pemain.

Arhan baru saja melewati momen berat, dan Bangkok United dikenal sebagai klub yang mengutamakan kesejahteraan pribadi pemain.

Maka kemungkinan besar, Alhaft-lah yang menjadi perwakilan "Indonesia" di lapangan saat menghadapi Persib.

Baca Juga: Bangkok United Lolos Lebih Dulu, Tapi Justru Persib yang Harus Waspada: Mereka Datang untuk Menang!

Laga Persib vs Bangkok United membawa refleksi unik:
Indonesia menjadi pusat perhatian bukan hanya karena tuan rumah, tetapi karena dua nama—Arhan dan Alhaft—yang terhubung dengan negeri ini dari jalur berbeda.

Arhan hadir membawa cerita kehilangan.
Alhaft muncul membawa cerita darah yang kembali tersambung.

Satu tidak bisa bermain.
Satu menunggu momen membuktikan diri.

Dua narasi yang bertolak belakang, tetapi sama-sama menciptakan daya tarik besar bagi publik sepak bola Indonesia.

Inilah angle yang tidak disentuh media lain—dimensi emosional pertemuan dua identitas Indonesia dalam satu pertandingan internasional.

Editor : Mahendra Aditya
#Pratama Arhan #Bangkok United vs Persib #bangkok united vs persib bandung #Liga Champions Asia 2025 #Ilias Alhaft