Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Heboh! Messi & Müller Angkat Trofi Baru, Tapi Kok Tak Masuk Rekor Resmi?

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 1 Desember 2025 | 02:08 WIB
Lionel Messi - Inter Miami
Lionel Messi - Inter Miami

RADAR KUDUS - Sabtu malam menjadi panggung ganda bagi dua ikon sepak bola dunia. Lionel Messi bersama Inter Miami dan Thomas Müller yang tengah memperkuat Vancouver Whitecaps sama-sama mengangkat piala di kompetisi MLS.

Namun, ada satu fakta mencengangkan: trofi itu tidak menambah koleksi gelar resmi mereka.

Messi meraih gelar juara Wilayah Timur setelah Inter Miami menghajar New York City FC dengan skor 4–1, dilengkapi sebiji assist dari sang megabintang.

Tak lama berselang, Müller dan Vancouver Whitecaps mengunci gelar juara Wilayah Barat usai mengatasi San Diego FC dengan hasil 3–1.

Di atas kertas, kedua legenda itu menambah satu foto baru dengan piala di tangan. Namun di dunia statistik sepak bola—yang dingin, ketat, dan penuh aturan—pencapaian tersebut tidak dikategorikan sebagai trofi resmi.

MLS Conference Trophy Tidak Masuk Kategori “Major Honor”

Masalah utama bukan soal kualitas pemain atau gengsi laga. Konferensi Timur dan Barat hanyalah babak semifinal besar MLS, bukan gelar utama. Jadi, juara wilayah hanyalah status “finalis” yang berhak tampil di MLS Cup—bukan pemilik trofi prestisius.

Transfermarkt, basis data statistik sepak bola paling kredibel, menegaskan bahwa piala ini bukan penghargaan resmi. Tak ada tambahan angka pada tab trofi Messi ataupun Müller.
Artinya:

Tidak bergeser satu pun.

Bahkan, trofi konferensi tidak memberi tiket otomatis ke kompetisi tingkat kontinental seperti Concacaf Champions Cup. Statusnya lebih mirip penghargaan simbolis bagi semifinalis terbaik.

Trofi Apa Saja yang Dianggap Sah di MLS?

Setiap musim, klub-klub MLS bisa mengumpulkan beberapa gelar resmi, tetapi hanya dua yang benar-benar menjadi tolok ukur:

  1. MLS Cup – trofi paling prestisius, diberikan kepada juara playoff.

  2. Supporters’ Shield – diberikan kepada tim terbaik musim reguler (Inter Miami memenangkannya tahun 2024).

Selain itu ada pula trofi resmi tingkat regional dan nasional seperti:

Tapi piala konferensi? Tidak masuk daftar.

Fenomena Serupa Juga Ada di Olahraga Besar Lain

Fenomena “trofi yang tak dianggap” bukan monopoli MLS. Di NHL dan NBA, gelar juara wilayah juga memiliki stigma tersendiri. Bahkan banyak pemain memilih tidak menyentuh trofi konferensi karena takut sial—hanya piala final yang dianggap punya nilai sejarah.

Sama seperti itu, MLS menganggap juara konferensi hanyalah tiket menuju panggung sebenarnya: MLS Cup.

Messi & Müller: Foto Bertambah, Rekor Tetap

Bagi fan, tetap menyenangkan melihat dua ikon sepak bola dunia menambah piala ke etalasenya—meski hanya untuk arsip foto. Namun bagi sejarah?
Rekor Messi tetap 47 trofi. Müller tetap 35 trofi. Belum berubah.

Keduanya kini bersiap menghadapi pertandingan yang benar-benar dihitung: final MLS Cup pekan depan, di mana pemenang berhak mengangkat trofi utama: Phillip F. Anschutz Trophy.

Pertanyaannya:
Akankah salah satu dari mereka mempertebal koleksi gelar resmi, atau justru hanya pulang dengan foto baru lagi?

Editor : Mahendra Aditya
#mls #Lionel Messi #messi #thomas muller