Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kekacauan Total! Rating Pemain Liverpool Jeblok saat Lawan Nottingham Forest, Slot di Ujung Tanduk!

Mahendra Aditya Restiawan • Minggu, 23 November 2025 | 12:35 WIB

Pelatih Liverpool, Arne Slot
Pelatih Liverpool, Arne Slot

RADAR KUDUS - Alih-alih menunjukkan tanda kebangkitan, Liverpool justru memperlihatkan wajah paling rapuh musim ini. Nottingham Forest datang tanpa beban, pulang membawa tiga gol bersih tanpa balas—hasil yang mengejutkan sekaligus mempermalukan publik Anfield.

Gol Murillo, Savona, dan Gibbs-White bukan hanya angka, melainkan alarm keras untuk Arne Slot, yang kini duduk di kursi panas. VAR pun ikut mewarnai pertandingan, tetapi kegagalan Liverpool tak bisa ditutup dengan kontroversi.

Berikut rating pemain Liverpool yang tampil jauh di bawah standar juara.

PENJAGA GAWANG & BEK

Alisson Becker — 5/10

Kembali setelah absen lama, tetapi comeback ini bukan cerita manis. Tak banyak yang bisa ia lakukan—pertahanan di depannya bolong seperti tanpa komando. Alisson hanya bisa melihat bola masuk tiga kali tanpa penyelamatan krusial.

Dominik Szoboszlai — 4/10

Dipaksa bermain sebagai bek kanan modern, naik turun, menusuk ke tengah, tetapi gagal mengunci Murillo pada gol pertama. Energinya ada, presisinya hilang.

Ibrahima Konaté — 4/10

Diselamatkan VAR dari handball yang bisa memperburuk keadaan. Tetap saja, ia keok dalam duel-duel dasar dan harus ditarik lebih cepat saat Liverpool tertinggal dua gol. Malam yang kelam.

Virgil van Dijk — 3/10

Kapten yang biasanya menjadi tembok, kini seolah patung. Diam menyaksikan bola melaju dari corner Anderson, berujung gol Murillo. Tiga gol bersarang di Anfield di bawah komandonya adalah ironi terbesar di laga ini.

Milos Kerkez — 4/10

Kesempatan emas pemberian Salah terbuang sia-sia. Crossing-nya tak bertenaga dan malah melambangkan kebingungan Liverpool mencari ritme. Diganti karena kontribusi minim.

GELANDANG

Ryan Gravenberch — 4/10

Nyaris membuat penalti saat kakinya menyenggol betis Sangaré. Minim intensitas, sedikit kreativitas, dan kehilangan kontrol di banyak momen kunci. Jauh dari performa idealnya.

Alexis Mac Allister — 3/10

Sempat mengira mencetak gol, tetapi sundulan Elliot Anderson mematahkan harapannya. Kehilangan duel, kalah tekel, dan membiarkan Neco Williams berlari bebas untuk gol kedua. Hari paling suramnya musim ini.

Curtis Jones — 3/10

Sulit ditemui kontribusinya. Direbut lawan, diputar Anderson, dan kehilangan efek di lini tengah. Momen ketika ia dipermainkan seolah merangkum betapa ia tertinggal jauh dalam persaingan skuad Inggris.


PENYERANG

Mohamed Salah — 5/10

Beberapa kali meledak dengan dribel khasnya, termasuk menghidupkan peluang Kerkez. Namun kombinasi rapatnya pertahanan Forest dan kurangnya suplai membuat Salah seperti macan terkurung. Upayanya tak cukup untuk mengubah nasib tim.

Alexander Isak — 2/10

Hilang ditelan pertandingan. Hanya 15 sentuhan, tanpa ancaman berarti. Paceklik golnya semakin dalam dan Slot kehilangan kesabaran setelah 68 menit. Ini bukan striker yang diharapkan Liverpool.

Cody Gakpo — 5/10

Pada babak pertama, Gakpo seperti percikan cahaya—lari, menusuk, mengacak barisan belakang Forest. Tetapi pagarnya runtuh di babak kedua. Savona mencetak gol kedua dengan lolos dari kawalannya.

CADANGAN & MANAJER

Hugo Ekitike — 5/10

Masuk sebagai harapan baru, tetapi tak memberi tambahan dimensi. Terjebak dalam kebuntuan kolektif.

Federico Chiesa — 5/10

Satu peluang bagus ia lepaskan ke atas mistar. Tak mampu mengubah arus pertandingan yang sudah tenggelam.

Andy Robertson — 4/10

Masuk dengan energi, tetapi kalah duel dari Omari Hutchinson sebelum gol ketiga tercipta. Efeknya minimal.

Rio Ngumoha — 5/10

Masuk saat laga sudah “selesai”—tak cukup waktu untuk membuat perbedaan.

Arne Slot — 3/10

Ini lebih dari sekadar kekalahan. Ini peringatan besar.
Forest bukan tim yang—di atas kertas—harus membuat Liverpool terpuruk di kandang.

Namun organisasi buruk, kreativitas yang tumpul, dan rotasi tidak efektif membuat sorotan kini mengarah langsung ke Slot.

Jalan keluar harus muncul cepat, atau tekanan publik dan manajemen bisa segera mencapai puncak.

Editor : Mahendra Aditya
#premier league #Liverpool vs Nottingham Forest #alexander isak #arne slot #liverpool