RADAR KUDUS — Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor tipis 2–3 dalam laga Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis dini hari WIB.
Kekalahan ini menjadi pukulan sekaligus alarm bagi skuad Garuda yang tampil kurang solid, terutama di sektor sayap yang ditempati Yakob Sayuri dan Beckham Putera.
Yakob menjadi sorotan utama setelah melakukan pelanggaran di kotak penalti yang berujung hadiah penalti bagi tuan rumah.
Baca Juga: Hukum Sebab Akibat dalam Islam: Menyelami Ikhtiar, Takdir, dan Hikmah Ilahi
Insiden itu mengubah jalannya laga karena setelahnya Arab Saudi mampu membalikkan keadaan.
Di sisi kiri, Beckham juga tak mampu memberikan dampak berarti, baik dalam serangan maupun pertahanan.
Statistik menunjukkan kedua pemain tampil di bawah standar. Beckham hanya mencatat tujuh umpan akurat dan kalah dalam sebagian besar duel.
Yakob pun mengalami hal serupa dengan akurasi umpan hanya 52 persen dan beberapa kali kehilangan bola di area berbahaya.
Sektor sayap yang seharusnya menjadi kekuatan justru menjadi celah yang dimanfaatkan lawan.
Pelatih Patrick Kluivert mengakui bahwa timnya kehilangan kendali setelah unggul lebih dulu lewat penalti Kevin Diks di menit ke-11.
“Kami memulai dengan baik, tetapi kehilangan momentum setelah unggul. Ruang antar lini tidak kami jaga dengan rapat,” ujarnya usai pertandingan.
Baca Juga: Perang Gaza Segera Berakhir, Hamas dan Israel Capai Kesepakatan Damai Awal
Kluivert menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum menghadapi Irak pada laga berikutnya.
Ia juga memastikan kondisi bek kiri Calvin Verdonk yang absen karena robekan otot paha ringan akan terus dipantau.
“Kami berharap dia bisa pulih tepat waktu,” katanya.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Kluivert tetap memuji perjuangan anak asuhnya.
Ia menilai permainan Indonesia sejatinya cukup seimbang dan hanya kalah dalam hal efektivitas di depan gawang.
“Para pemain berjuang luar biasa. Kami akan belajar dan bangkit di laga selanjutnya,” tegasnya.
Dengan hasil ini, Indonesia sementara tertahan di posisi ketiga klasemen Grup B.
Kekalahan tipis di Jeddah menjadi pelajaran penting agar tim Garuda bisa tampil lebih kompak dan solid ketika menghadapi Irak yang akan menjadi ujian berat berikutnya.
Editor : Ali Mustofa