RADAR KUDUS – Prestasi luar biasa kembali ditorehkan oleh Persis Solo di level nasional. Tiga pemain andalan Laskar Sambernyawa resmi terpilih memperkuat Skuad Liga Indonesia All Star untuk turnamen pramusim bergengsi, Piala Presiden 2025.
Keputusan ini bukan sekadar hasil teknis, tapi juga merupakan bentuk pengakuan langsung dari publik sepak bola Indonesia melalui mekanisme voting terbuka.
Dipilihnya tiga pemain Persis Solo bukan hanya soal statistik, tapi tentang konsistensi, semangat juang, dan pengaruh mereka di lapangan selama kompetisi musim lalu.
Bagi klub, ini bukan sekadar kebanggaan.
Ini adalah pertanda bahwa regenerasi berjalan mulus dan arah pengembangan tim tepat sasaran.
Baca Juga: Persis Solo Intai Bomber Ganas dari Borneo FC: Matheus Pato, Siap Datangkan Eks Top Skor Liga 1?
1. Muhammad Riyandi: Benteng Terakhir yang Selalu Siaga
Nama Muhammad Riyandi nyaris tak tergantikan di bawah mistar gawang Persis Solo. Posturnya yang menjulang (1,86 meter) berpadu dengan refleks cepat dan ketenangan luar biasa di kotak penalti.
Musim lalu, Riyandi tampil dalam 26 laga dan sukses mengemas 6 kali nirbobol (cleansheet)—catatan yang menempatkannya di jajaran elite penjaga gawang Liga 1.
Bukan hanya performanya yang konsisten, Riyandi juga kerap masuk radar pelatih Timnas Indonesia.
Tak heran jika kehadirannya di Skuad All Star menjadi nilai plus bagi tim yang membutuhkan figur pemimpin dari belakang.
2. Zanadin Fariz: Aset Masa Depan di Lini Tengah
Di usianya yang masih muda, Zanadin Fariz mampu menunjukkan kualitas seorang gelandang modern.
Ia bukan sekadar pelari di lini tengah, tapi punya visi bermain, keberanian, dan determinasi tinggi. Musim lalu, Zanadin mencatatkan 2 gol dan 1 assist dari 23 pertandingan—angka yang mungkin tak terlalu mencolok, tapi menunjukkan progres luar biasa bagi pemain seusianya.
Pemain jebolan akademi ini dikenal piawai membaca alur permainan dan tak ragu berduel dengan pemain senior.
Kepercayaan dari pelatih, serta dukungan suporter, menjadi bahan bakar utama Zanadin menuju panggung All Star.
3. Irfan Jauhari: Pemain Cadangan yang Selalu Memberi Dampak
Irfan Jauhari mungkin bukan starter utama, namun ia adalah contoh sempurna seorang supersub.
Datang dari bangku cadangan, Irfan hampir selalu memberikan perubahan dalam dinamika serangan.
Musim lalu, ia tampil dalam 21 pertandingan dan menyumbangkan 1 assist. Statistik itu mungkin sederhana, tapi kontribusinya jauh melampaui angka.
Dengan pengalaman bermain di berbagai klub dan kelompok umur Timnas, Jauhari memiliki ketenangan dan naluri menyerang yang tajam.
Pemilihannya di Skuad All Star merupakan bukti bahwa peran pemain pelapis tak kalah pentingnya dari starter.
Satu Lagi Wakil Persis yang Kini Berseragam Bali United
Menariknya, ada satu nama lagi yang sempat memperkuat Persis Solo musim lalu dan juga masuk ke dalam daftar All Star: Rizky Dwi.
Bek kanan yang tampil kokoh dan konsisten itu mencatatkan 24 penampilan dan menyumbang 2 assist sebelum akhirnya hijrah ke Bali United untuk Liga 1 musim depan.
Meski tak lagi berkostum merah maroon, kontribusinya musim lalu tetap tak terlupakan. Pemanggilannya menjadi bagian dari pengakuan atas performanya di bawah panji Persis.
Baca Juga: Bursa Pelatih Liga 1: Ong Kim Swee Hapus Nama Persis di IG, Sinyal Kuat Gabung Persik Kediri?
Skuad All Star Liga Indonesia Piala Presiden 2025 (Daftar Lengkap)
Penjaga Gawang:
-
Reza Arya Pratama (PSM Makassar)
-
Muhammad Riyandi (Persis Solo)
-
Kartika Ajie (Persita Tangerang)
Bek Kanan:
-
Rizky Dwi (eks Persis Solo, kini Bali United)
-
Bagas Kaffa (Barito Putera)
Bek Tengah:
-
Komang Tri (Bali United)
-
Herwin Tri Saputra (PSBS Biak)
-
Hansamu Yama (Persija Jakarta)
-
Safrudin Tahar (Malut United)
-
Arif Satria (Bhayangkara FC)
Bek Kiri:
-
Ricky Fajrin (Bali United)
-
Yusuf Meilana (Persik Kediri)
-
Leo Guntara (Borneo FC)
Gelandang Bertahan:
-
Akbar Tanjung (PSM Makassar)
-
Rosad Setiawan (Semen Padang)
-
Bayu Otto (Persik Kediri)
Gelandang Tengah:
-
Gholy Zahaby (Persija Jakarta)
-
Alwi Slamat (Malut United)
-
Taufany (Madura United)
Gelandang Serang:
-
Septian David Maulana (eks PSIS Semarang)
-
Zanadin Fariz (Persis Solo)
Sayap Kiri:
-
Irfan Jaya (Bali United)
-
Witan Sulaeman (Persija Jakarta)
-
Irfan Jauhari (Persis Solo)
Sayap Kanan:
-
Riko Simanjuntak (PSS Sleman/kembali ke Persija)
-
Riski Afrisal (Madura United)
-
Irkham Mila (PSS Sleman)
Striker:
-
Eksel Runtukahu (Persija Jakarta)
-
Dendy Sulistyawan (Bhayangkara FC)
-
Mohammad Khanafi (Persik Kediri)
Kebangkitan Persis Solo Tak Lagi Bisa Diabaikan
Tiga pemain inti Persis Solo diangkat menjadi bagian dari Skuad All Star bukanlah kebetulan.
Ini hasil dari kerja keras, konsistensi performa, dan dukungan penuh dari suporter yang militan.
Piala Presiden 2025 akan menjadi panggung unjuk kualitas, bukan hanya bagi para pemain, tapi juga bagi nama besar Persis Solo yang kini semakin disegani.
Editor : Mahendra AdityaPersis tak sekadar hadir. Mereka siap mengguncang!