JEPARA – Persijap Jepara semakin dekat dengan peluang promosi ke Liga 1 setelah memastikan tempat di babak playoff promosi Liga 2 musim 2024/2025.
Dalam laga krusial tersebut, Persijap akan berhadapan dengan PSPS Pekanbaru pada Selasa (25/2) mendatang.
Menariknya, Laskar Kalinyamat berpotensi menjadi tuan rumah dalam pertandingan penentuan ini.
Laga ini menjadi sangat penting karena akan menentukan tim yang berhak menyandang status peringkat ketiga Liga 2 musim ini sekaligus mengamankan satu tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Dengan dukungan penuh dari suporter, Persijap berharap bisa memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk meraih kemenangan.
Penentuan Tuan Rumah: Persijap Unggul Tipis
Penetapan tuan rumah untuk laga final maupun playoff promosi Liga 2 merujuk pada beberapa aspek utama.
Di antaranya adalah jumlah poin di klasemen akhir babak delapan besar, selisih gol, jumlah gol memasukkan, poin fair play, dan apabila semua aspek tersebut masih imbang, maka dilakukan undian.
Dalam hal ini, baik Persijap maupun PSPS Pekanbaru sama-sama mengoleksi 9 poin di babak delapan besar.
Selisih gol keduanya juga identik, yakni sama-sama surplus satu gol. Namun, Persijap memiliki keunggulan dalam jumlah gol memasukkan.
Baca Juga: Dramatis! Persijap Jepara Lolos ke Play Off Promosi Liga 1, Ini Jadwal Lawan PSPS Pekanbaru
Tim asuhan Widodo Cahyono Putro itu sukses mencetak delapan gol selama babak delapan besar, sementara PSPS hanya mencatatkan enam gol.
Dengan perbedaan tipis tersebut, peluang Persijap menjadi tuan rumah semakin besar.
Namun, hingga kemarin, operator Liga 2 belum memberikan pernyataan resmi terkait lokasi pertandingan playoff ini.
Kendati demikian, akun resmi Indosiar—pemegang hak siar Liga 2—telah mengumumkan bahwa laga penentuan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara pada Selasa (25/2) pukul 19.00 WIB.
Fokus Persijap: Menjaga Semangat Jelang Playoff
Menjelang laga penting ini, Head Coach Persijap Jepara, Widodo Cahyono Putro, menegaskan bahwa mentalitas dan semangat juang para pemain harus tetap terjaga.
"Teman-teman pemain harus tetap semangat. Jiwa dan mental ini harus terus kami pelihara hingga pertandingan berikutnya," ujar Widodo.
Pelatih berpengalaman tersebut juga berharap timnya bisa memanfaatkan keunggulan sebagai tuan rumah—jika penetapan resmi nanti mendukung—agar bisa meraih kemenangan dan mengamankan tiket ke Liga 1 musim depan.
Persijap Jepara terakhir kali berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim 2010/2011.
Jika mereka berhasil memenangkan playoff promosi ini, maka mereka akan kembali ke Liga 1 setelah lebih dari satu dekade absen.
Dengan dukungan penuh dari masyarakat Jepara dan atmosfer Stadion GBK yang siap menjadi saksi sejarah, harapan besar kini tertumpu pada Laskar Kalinyamat untuk meraih hasil maksimal dan kembali bersaing di kompetisi elite sepak bola Indonesia.(rom)