GROBOGAN – Persipur Purwodadi sukses mengamankan tiga poin penuh dalam laga kandang melawan PSIR Rembang di Stadion Krida Bhakti, Rabu (15/1).
Laga yang berlangsung sengit ini berakhir dengan skor 4-3, membawa tim berjuluk Laskar Petir tetap kompetitif di Liga 4 Asprov PSSI Jawa Tengah.
Sejak peluit babak pertama ditiup, kedua tim langsung bermain agresif. Persipur memulai laga dengan dominasi, mencetak tiga gol di babak pertama. Ali Shodiq, pemain nomor punggung 29, menjadi bintang dengan mencetak dua gol di menit ke-15 dan ke-32.
Sementara itu, gol ketiga dicetak oleh Imam Saekhaki (11) pada menit ke-29.
PSIR Rembang, yang berusaha mengejar ketertinggalan, hanya mampu membalas melalui gol Rudy Santoso (99) di menit ke-20. Hingga akhir babak pertama, Persipur memimpin dengan skor 3-1.
Memasuki babak kedua, Persipur langsung menambah keunggulan melalui gol cepat dari Muhammad Faiz Setiawan (27) pada menit ke-49.
Namun, PSIR tidak tinggal diam.Tim Laskar Dampo Awang berhasil mencetak dua gol tambahan, salah satunya melalui tendangan penalti Muslimin (14) di menit ke-55 dan gol lainnya oleh Dwi Budi Prasetyo (19).
Meski PSIR tampil dominan di paruh kedua, Persipur tetap mampu mempertahankan keunggulan.
Peluang tambahan gol bagi Persipur sempat muncul melalui tendangan bebas, tetapi dianulir karena offside.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tetap 4-3 untuk kemenangan Persipur Purwodadi.
Asisten Pelatih PSIR, Rofii, mengakui keunggulan Persipur dalam pertandingan ini. Meski kecewa dengan hasil akhir, ia menilai anak asuhnya telah bermain maksimal.
“Permainan Persipur lebih baik. Kami harus segera mengakhiri tren kekalahan ini, terutama menghadapi laga berikutnya melawan Persika di Rembang,” ujar Rofii.
Dari kubu Persipur, Manajer Kukuh Prasetyo Rusady merasa puas dengan kemenangan ini. Ia mengungkapkan rencana untuk memperkuat skuad dengan menambah dua hingga empat pemain baru, terutama di lini pertahanan, gelandang, dan serangan.
“Target kami adalah terus menang di laga-laga berikutnya. Kami juga akan menambah pemain untuk memperkuat tim,” katanya.
Asisten Pelatih Persipur, Widiyanto, menyoroti penurunan performa tim di babak kedua akibat kurangnya komunikasi antar pemain.
“Hasil ini memotivasi kami untuk lebih solid dan sabar menghadapi pertandingan ke depan,” ujarnya.
Pemain Persipur, Susanto, juga mengakui pentingnya memperbaiki komunikasi di lapangan untuk menjaga konsistensi permainan.
“Babak kedua sempat sulit karena kurangnya komunikasi di lini pertahanan. Ini pelajaran berharga bagi kami,” ungkapnya
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Persipur untuk menjaga posisi di Liga 4 Asprov PSSI Jawa Tengah.
Dengan perbaikan strategi dan tambahan pemain, mereka optimistis menghadapi laga-laga berikutnya dengan performa yang lebih baik.
Pertandingan Persipur vs PSIR ini tidak hanya menampilkan persaingan ketat, tetapi juga menjadi hiburan yang memuaskan bagi para penonton di Stadion Krida Bhakti. (mun/khim)
Editor : Abdul Rokhim