Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tahun Baru Nganyari Stadion GBK, Bisa Dimainkan di Laga Persijap Jepara Vs Adhyaksa FC? 

Moh. Nur Syahri Muharrom • Kamis, 2 Januari 2025 | 22:51 WIB

 

DAPAT IZIN: Petugas Kepolisian mengecek beberapa bagian Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara setelah direnovasi baru-baru ini.
DAPAT IZIN: Petugas Kepolisian mengecek beberapa bagian Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara setelah direnovasi baru-baru ini.

JEPARA – Peluang Persijap Jepara memanfaatkan Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara saat menjamu Adhyaksa FC akhir Minggu (5/1) kian terbuka.

Ini menjadi kado spesial saat Tahun Baru 2025.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara telah menerima izin pemanfaatan operasional Stadion GBK Jepara dari pemerintah pusat.

Izin tersebut tertuang dalam Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) yang telah tiba di Kota Ukir.

Dalam mengurus perizinan laga agar bisa digelar di Stadion GBK Jepara, manajamen Persijap sempat mengalami kendala.

Sebab, belum ada serah terima aset dari pemerintah pusat, dalam hal ini Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah (Jateng) selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) renovasi Stadion GBK Jepara selama setahun kemarin.

Meski renovasi tersebut sudah rampung sejak 20 Desember lalu, pemanfaatannya tetap perlu izin kepada BPPW.

”Karena aset ini kan belum diserahkan ke pemda. Karena penyerahan aset ini, memerlukan waktu cukup lama. Bisa berbulan-bulan. Karena nanti presiden yang menyerahkan aset. Karena anggarannya di atas Rp 10 miliar. Jadi, prosesnya cukup lama,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara Ary Bachtiar.

Namun, dengan hadirnya BASTO yang telah ditandatangani antara Pemkan Jepara dengan BPPW Jateng yang mewakili Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Stadion GBK Jepara sudah bisa dimanfaatkan.

Salah satunya untuk pertandingan antara Persijap menjamu Adhyaksa FC dalam lanjutan kompetisi Liga 2 musim ini pada Minggu (5/1). ”BASTO ini sebagai dasar pemanfaatan aset pusat,” imbuh Ary.

Meski sudah boleh dimanfaatkan Persijap, Ary menegaskan, urusannya tak serta merta selesai.

Pihaknya akan meminta kesepakatan dengan manajemen Persijap atau panitia pelaksana (panpel) pertandingan terkait pertanggung jawaban selama pemanfaatan aset.

Menurutnya, dalam BASTO tersebut, tanggung jawab jika ada kerusakan selama pemanfaatan tersebut, dipasrahkan ke Pemkab Jepara.

”Makanya dari BASTO itu, kami akan membuat MoU (nota kesepahaman) dengan Persijap terkait pertandingan itu. Bahwa kalau ada kerusakan juga jadi tanggung jawab Persijap,” tegas Ary.

Sementara itu, Presiden Persijap M. Iqbal Hidayat mengungkapkan, laga meladeni Adhyaksa FC mendatang itu, merupakan pertandingan home terakhir di babak pendahuluan Liga 2 musim ini.

Pihaknya berharap, laga tersebut bisa dimainkan di Jepara.

Sebab, selama hampir semusim ini, tim berjuluk Laskar Kalinyamat harus jadi tim musafir.

Dengan memanfaatkan Stadion Moch. Soebroto Magelang hingga Stadion Kebogiro Boyolali.

”Kami kangen dengan atmosfer di sini (StadionGBK, Red). Selama empat bulan kami di Magelang dan Boyolali. Goal-nya kami ingin berjuang di sini. Meskipun kami tahu risikonya bagi manajemen (menggunakan Stadion GBK saat ini) seperti apa, konsekuensinya seperti apa. Kami tetap berupaya memenuhi bagian dari syarat-syarat tadi dan sebagainya,” tandasnya. (rom/lin)

Editor : Ali Mustofa
#persijap #jepara #DPUPR #pemkab #stadion gbk #adhyaksa fc