Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tak Hanya Berlatih, Persijap Persiapkan Kompetisi Liga 2 dengan Doa Bersama Para Suporter

Syahrie Muharrom • Kamis, 5 September 2024 | 04:10 WIB
Skuad Persijap Jepara menggelar doa bersama para suporter jelang dimulainya Liga 2 musim 2024/2025
Skuad Persijap Jepara menggelar doa bersama para suporter jelang dimulainya Liga 2 musim 2024/2025

JEPARA – Kompetisi Liga 2 musim 2024/2025 akan dimulai akhir pekan ini (7/9/2024). Bagi Persijap Jepara, laga perdananya bakal dilaksanakan Minggu (8/9/2024) di Stadion Moch. Soebroto Magelang melawan Persekat Tegal. Sejauh ini, tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu telah menggelar latihan rutin sebagai persiapan kompetisi.

Selain menggelar latihan rutin, sebagai persiapan dimulainya kompetisi Liga 2 musim ini Persijap Jepara juga menggelar doa bersama dengan melibatkan manajemen, tim pelatih, official, juga para pemain. Dalam doa bersama ini, elemen supporter Persijap Jepara juga turut diajak. Doa bersama itu digelar Rabu (4/9/2024) malam di mess Persijap Jepara.

Kegiatan tersebut jadi agenda rutin jelang dimulainya kompetisi. Nurul Huda, salah satu tokoh kelompok supporter Persijap Lovers mengungkapkan doa bersama ini diperlukan sebelum dimulainya kompetisi. Itu untuk menyamakan niat dan misi. Lewat doa bersama itu, ia berharap Persijap musim ini bisa lebih baik dari musim sebelumnya.

General Manager Persijap Jepara Nicky Setiadi mengungkapkan, doa bersama itu dilakukan untuk memohon kelancaran bagi Persijap Jepara dalam mengarungi kompetisi musim 2024/2025. ”Semoga Persijap bisa lancar, membawa hasil maksimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Head Coach Persijap Jepara Kahudi Wahyu Widodo mengaku terharu atas doa bersama yang dipanjatkan oleh skuad Persijap Jepara bersama para supporter. Menurutnya, sepak bola itu mengandung unsur spiritual yang besar. ”Karena sepak bola itu yang diajarkan adalah sense of society, kepekaan sosial. Itu yang harus diisi,” papar Kahudi.

Ia menambahkan, di dalam sepak bola itu para pelakunya memiliki latar belakang yang berbeda. Namun, semuanya memiliki tujuan yang sama berupa mencetak gol. ”Jadi harus Sali bantu, gotong royong. Kurangi ego masing-masing,” tegas Kahudi. (rom)

Editor : Abdul Rokhim
#persijap #sepak bola #jepara #laskar kalinyamat #sport #liga indonesia #persekat tegal #banaspati #pt lib #Liga 2 #persijap jepara